IG : @ddinifw


Jumat, 15 Maret 2019

Asumsiku.

07.40 0 Comments
Terkadang aku iri sama sepasang muda mudi yang bisa berusaha agar lancar dan tetep berjuang, yang bisa bertahan dan gak macem-macem, yang bisa saling melengkapi dan menjaga komunikasi dengan baik.

Kata-kata berubah menjadi perbandinganku antara dulu dan saat ini. Dulu, sangat manis, sangat indah, bahagia, senyumku sangat lebar membuat pipiku pegal namun candu. Senyum itu seolah aku tidak ingin lepas dan pergi ataupun ditinggalkan olehmu. Mengapa saat ini berbeda? Mengapa berubah?

Di fikiranku, banyak asumsi-asumsi yang menurutku belum tentu kebenarannya. Banyak hal-hal yang lebih sering aku tebak sendiri, tanpa tau kepastiannya.

Aku ingin mengetahuinya, namun aku takut untuk mengetahui segalanya. Aku takut segala kebenaran dan kepastian itu membuatku terluka dan sedih. Sudah cukup aku terlihat menyedihkan dan linglung, dan ber-'kedok' seolah aku biasa aja dan baik-baik saja. Seolah tidak terjadi apa-apa.

Aku berfikir aku mempunyai salah, namun kamu tidak mengkomunikasikannya padaku. Jangan buatku untuk berasumsi berlebihan.
Jadi, salahku? atau kamu yang sudah tidak betah?

Tetaplah menjadi dirimu yang aku kenal dulu, yang tidak berubah dan menyenangkan. Aku merindukan saat itu, aku merindukan kita.


Best Regards,
Dilah.
(15/03/2019)