-tahun 2022-
bertemu denganmu tanpa sengaja
padahal saat itu hatiku sudah terkunci
trauma & trust issues** menghantui hidupku
awalnya hari-hariku sangat malas untuk meladeni pesan masuk dari dirimu
seperti tau bahwa manusia sepertimu pasti hanya iseng dan menggoda.
Entah, ini konspirasi semesta atau memang akhirnya Tuhan menjawab semua do'aku yang terkesan tidak masuk akal?
rasanya seperti aku ingin menjawab apapun pesan masuk darimu
dari hal yang tidak penting sampai yang emang sangat tidak penting, hahahaha.
dari ngobrolin manusia satu ke manusia lainnya.
seperti pemikiran kita sama, atau mungkin memang kita sefrekuensi?
awalnya aku menipu diri..
seolah aku tidak membutuhkan pendamping
setelah bertemu denganmu, rasanya aku ingin meneruskan hidup untuk selalu berdampingan denganmu.
aneh ya?
hari-hari berjalan seperti tanpa hambatan, rasanya hilang trauma & trust issues ku.
kepadamu, ku menaruh segala harapan
boleh aku berharap kamu masa depanku?
yang kelak menjadi pasangan hidupku
menemani hari-hariku, berjalan berdampingan bersamaku.
Jika Tuhan berkehendak, kamu benar jodohku
Bolehkah aku memohon untuk jangan ada tangan dan air mata lagi dihidupku.
Kalaupun akan ada, aku ingin kamu yang mengusap air mataku dan menenangkan hatiku.
Peluk aku, usap pelan pundakku, ucapkan hal-hal yang baik untukku.
Kepadamu, aku memohon dengan sangat.
-d-
30 Des 2022