"lucu".
satu kata yang mempunyai banyak makna
tertuju padanya yang membuat aku selalu bertanya
mengapa aku?
pantaskah aku?
"lugu".
kufikir hidupku tidak semenarik itu
mengundang kehadiranmu pun, bukan sepenuhnya mauku
namun, mengapa dirimu?
kurasa otakku penuh dengan semua pertanyaan semu.
setiapku bertanya, selalu saja ada pertanyaan lainnya
bolehkah aku mendapatkan jawaban utuh?
mengapa setiap pertanyaan aku menjadi ragu?
ragu untuk kuungkapkan sampai tidak tau kapan aku mendapatkan jawabannya.
andai akhirnya aku mendapatkan jawaban darimu,
apa aku akan puas dengan jawaban itu?
seharusnya aku harus tetap bertanya atau sudahi pertanyaan itu?
atau lebih baik aku menjalani hidup saja, seperti tidak pernah aku bertanya padamu.
-d-
02 Mei 2025