IG : @ddinifw


Jumat, 05 April 2019

Tidak nyaman?

21.50 0 Comments
Mungkin aku bukan rumahmu lagi.
Mungkin kamu sudah tidak betah.
Rasa nyaman sudah tidak lagi ada di hatimu.
Seperti cerita yang sudah,
Rumahmu sudah tidak ada lagi di aku.
Aku rasa begitu.






Aku,
Si pesimis yang mulai pasrah dengan kisah kasihku.

Jumat, 15 Maret 2019

Asumsiku.

07.40 0 Comments
Terkadang aku iri sama sepasang muda mudi yang bisa berusaha agar lancar dan tetep berjuang, yang bisa bertahan dan gak macem-macem, yang bisa saling melengkapi dan menjaga komunikasi dengan baik.

Kata-kata berubah menjadi perbandinganku antara dulu dan saat ini. Dulu, sangat manis, sangat indah, bahagia, senyumku sangat lebar membuat pipiku pegal namun candu. Senyum itu seolah aku tidak ingin lepas dan pergi ataupun ditinggalkan olehmu. Mengapa saat ini berbeda? Mengapa berubah?

Di fikiranku, banyak asumsi-asumsi yang menurutku belum tentu kebenarannya. Banyak hal-hal yang lebih sering aku tebak sendiri, tanpa tau kepastiannya.

Aku ingin mengetahuinya, namun aku takut untuk mengetahui segalanya. Aku takut segala kebenaran dan kepastian itu membuatku terluka dan sedih. Sudah cukup aku terlihat menyedihkan dan linglung, dan ber-'kedok' seolah aku biasa aja dan baik-baik saja. Seolah tidak terjadi apa-apa.

Aku berfikir aku mempunyai salah, namun kamu tidak mengkomunikasikannya padaku. Jangan buatku untuk berasumsi berlebihan.
Jadi, salahku? atau kamu yang sudah tidak betah?

Tetaplah menjadi dirimu yang aku kenal dulu, yang tidak berubah dan menyenangkan. Aku merindukan saat itu, aku merindukan kita.


Best Regards,
Dilah.
(15/03/2019)

Selasa, 05 Februari 2019

haruskah terbiasa?

19.19 0 Comments
Hari telah berlalu
Aku selalu merindu
Merindukan mu
dan entah kapan kita akan bertemu

Kamu, yang selalu kutunggu
Namun sepertinya kamu tak tahu tentang itu
Apakah aku harus terbiasa?
Selalu menunggumu tanpa tau hasilnya

Terlihat menyedihkan
Aku senantiasa menunggu kabarmu
Aku membuang segala keegoisan
Karena aku selalu percaya, kamu akan ada untukku

Ku mohon....
Jangan buat aku terbiasa tanpamu
Menunggumu saja sudah sulit bagiku
Aku yang selalu ingin dibahagiakanmu
dan ku ingin kita bisa saling berbahagia,
berdua.

Tertanda,
Penulis — 2020

Selasa, 27 November 2018

Ekstrakurikuler itu penting!

17.36 0 Comments
Bagi mahasiswa atau anak sekolah, menekuni kegiatan ekstrakurikuler merupakan hal yang penting di samping aktivitas akademis. Pasalnya kegiatan ekstrakurikuler dapat memberikan berbagai manfaat bagi anak. Beberapa ahli sepakat kalau ekstra kurikuler penting untuk mendukung kemajuan anak di bidang akademis. Jadi meskipun orang tua ingin fokus pada kemajuan pendidikan anak, sebaiknya anak memiliki kegiatan sampingan yang positif untuk menyeimbangkan kehidupannya. Sebab belajar terus-menerus tanpa diselingi kegiatan lain yang sifatnya merilekskan pikiran juga akan memberikan beban secara psikologis kepada anak.

Jadi jika anak-anak Anda ingin berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah atau di klub olah raga, jangan ragu untuk memberikan dukungan. Berikut ini kami sajikan alasan-alasan kenapa kegiatan ekstrakurikuler bermanfaat untuk anak yang dirangkum dari List Dose.

1. Menjadikan anak aktif
Benar sekali, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler memberikan ruang dan kesempatan kepada anak untuk menjadi pribadi yang aktif dan produktif. Karena mereka menghabiskan waktu dan energi untuk kegiatan yang positif, Anda bisa sedikit bernapas lega. Sebab kemungkinan mereka untuk bersentuhan dengan hal-hal negatif di luar sekolah juga jadi berkurang.

Aktivitas yang tinggi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, antara lain meningkatkan metabolisme, sirkulasi darah, serta melatih stamina dan kewaspadaan mental. Melibatkan anak-anak dalam kegiatan ekstra kurikuler akan membuat mereka tetap aktif dan energik dan menurunkan risiko stres serta obesitas pada anak. Asalkan Anda mengawasi agar mereka tidak memaksakan diri (baik secara psikologis maupun fisik) maka aktivitas ekstrakurikuler akan mendatangkan manfaat positif bagi anak Anda.

2. Mengajarkan kerja sama tim
Dalam kegiatan ekstrakurikuler umumnya anak akan bertemu dengan teman-teman baru dan dalam beberapa hal harus mencoba bekerja sama dengan mereka. Bahkan ekskul yang tampaknya kurang dalam aspek sosialisasi seperti menjadi anggota perpustakaan pun tetap butuh interaksi dan sosialisasi dengan orang lain. Hal seperti ini akan mengajarkan anak untuk komunikasi dan koordinasi sejak dini. Dan pastinya ikut meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam bersosialisasi.

Mereka akan belajar untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan cara positif, dan pada akhirnya pengalaman bersosialisasi ini akan menjadikan mereka pribadi yang lebih terbuka dan tegar.

3. Menyalurkan energi dan kreativitas
Salah satu sisi positif dari ekstrakurikuler yang tidak bisa diabaikan adalah kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi anak untuk menyalurkan energi dan kreativitas dengan cara yang positif. Melalui kegiatan ekstrakurikuler anak jadi bisa menyalurkan minat. Mereka jadi terdorong untuk mengembangkan bakatnya.

4. Mengurangi risiko stres
Ketika seseorang melakukan kegiatan yang disukai di antara serangkaian rutinitas yang harus dijalani setiap hari, kemampuan mereka dalam menghadapi stres juga semakin tinggi. Hal yang sama juga berlaku bagi anak-anak. Kegiatan sekolah dan tugas rumah yang padat bisa membuat mereka rawan terkena stres. Dan melakukan hal-hal yang menyenangkan di luar aktivitas sekolah bisa menjadi terapi anti depresi yang ampuh untuk mereka. Selama aktivitas ekstrakurikuler anak mendapat kesempatan untuk bersantai dan melepaskan ketegangan selama jam pelajaran.

5. Belajar manajemen waktu
Dengan mengikuti aktivitas ekstrakurikuler anak jadi memiliki banyak kegiatan. Dan dengan memiliki aktivitas yang padat seperti ini mau tak mau mereka harus belajar untuk mengatur dan memprioritaskan waktu. Hal seperti ini akan berguna untuk mereka di masa depan.

Itulah 5 manfaat pentingnya kegiatan ekstrakurikuler bagi anak Anda.

--
hasil copy-paste, untuk bahan artikel agar bisa search langsung di blog^^
gomawo, mianhe.


source : merdeka.com

Jumat, 28 September 2018

Salah waktu?

19.57 0 Comments
Siapa yang harus disalahkan?

Egoku?
Sibukmu?
Keadaan?
Atau memang waktu yang tidak tepat?

Inginku bertemu denganmu.
Sesederhana itu inginku,
Namunku tidak bisa memaksakan kehendak.
Jika sibukmu memang kebutuhanmu,
apa aku harus merengek dan meminta belas kasihan?

Kini rindu dan sunyi saling searah.
Aku tak tahu harus apa.

Kurasa waktunya yang sedang tidak bersahabat.
Maaf aku menyalahkan waktu.
Jika waktunya memang tepat,
pasti kita akan bertemu, saling merindu.




Yang merindu,
FW
(28/09/2018)

Kamis, 29 Maret 2018

Kamu.

00.10 0 Comments

Kamu,
yang aku nanti
yang aku impikan.

Terima kasih,
kamu telah menyadarkanku
bahwa segala mimpi dan keinginan dapat terwujud
kini, aku sudah bersamamu.

29/03/2018
12:07 AM

Best regards,
FW.

Minggu, 10 Desember 2017