Sore itu, kita memandang birunya langit. Gumpalan awan-awan lucu berada di sana untuk memperindah semesta yang kadang suka kita imajinasikan. Hembusan angin yang membuat sore itu terasa sejuk, karena aku berada disisimu.
Rasanya, aku tak ingin sore itu lenyap tergantikan oleh malam. Kebersamaan kita setiap sore itu membuatku terasa nyaman denganmu.
Namun kini, Gumpalan awan-awan tersebut terasa berbeda. Terkadang gumpalan awan yang biasanya mengiasi langit pun tak hadir memperindah semesta. Karakter awan-awan lucu yang dulu suka kita imajinasikan hilang diterjang awan mendung. Hembusan angin yang dulu sejuk kini terasa sangat dingin. Kamu sudah tidak berada disisiku.
Sekarang, setiap aku melihat gumpalan awan dan merasakan hembusan angin sore, aku teringat dengan kisah kita. Bisakah kita seperti dulu? Gumpalan awan, hembusan angin disore hari. ah... andai dapat merasakan lagi kebersamaan yang dulu pernah ada.
Sabtu, 31 Januari 2015
Awan dan kisah kita
by
coretan dhila!
on
10.25
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar