IG : @ddinifw


Kamis, 25 Juni 2015

Penulisan : 17 Kunci Sukses Bisnis Toko Kelontong

21.08 0 Comments
17 Kunci Sukses Bisnis Toko Kelontong 
 
Siapa sih yang tidak ingin usahanya sukses?tentu semua pelaku bisnis ingin bisnisnya sukses.Namun bagi yang baru menekuni bisnis pasti akan bertanya bagaimana sih agar bisnis saya bisa sukses?Karena blog ini khusus untuk membahas tentang bisnis toko kelontong maka saya hanya ingin berbagi tips agar bisa sukses dalam menekuni bisnis toko kelontong.Namun sebelumnya saya akan mencoba menafsirkan dulu ukuran kesuksesan menurut saya tentunya.Anda boleh sependapat boleh tidak sekedar masukan untuk bisnis anda.
Bagi saya bisnis bisa dikatakan sukses ada beberapa tahap:
  1. Ada pembeli yang datang ke toko.Hal ini menunjukan toko anda menarik minat orang untuk membeli.
  2. Jumlah pembeli semakin hari bertambah banyak.Hal ini menunjukkan toko anda mulai dikenal warga sekitar.
  3. Jumlah pelanggan mengalami peningkatan.Hal ini menunjukkan ada kelebihan tersendiri pada toko anda sehingga membuat pembeli ingin beli lagi ke toko anda.
  4. Penghasilan dari toko bisa untuk menutupi bea operasional toko serta biaya hidup sehari hari.
  5. Bisa menyisihkan penghasilan toko untuk mengembangkan usaha toko.
  6. Untuk bisa mewujudkan hal-hal diatas harus ada usaha yang keras dan tekun.
Bagi anda yang berencana atau baru memulai Bisnis toko kelontong tidak ada salahnya mempertimbangkan hal-hal berikut agar bisnis anda mencapai kesuksesan seperti yang anda inginkan.
Berikut ini beberapa hal yang merupakan kunci kesuksesan bisnis toko kelontong diantaranya: 

1.Modal.Tanpa modal yang memadai rasanya sulit meraih kesuksesan.Namun memiliki modal yang besar bukan jaminan bisa sukses.Untuk tahap awal minimal barangnya lengkap walaupun jumlahnya sedikit.
2.Posisi toko strategis.Mudah dijangkau,terlihat ,depan jalan yang lebar,lalu lintas warga,ditengah pemukiman padat,parkir memadai.
3.Menentukan Harga.Salah satu daya tarik pembeli adalah harga yang murah.Namun tidak harus semua murah karena margin keuntungan juga sedikit.Untuk itu harus ada strategi khusus agar toko anda dikenal harganya murah namun sebenarnya tidak semuanya.
4.Pintar mencari barang.Salah satu faktor yang bisa membuat harga murah adalah pintar mencari agen.Terkadang harga antara agen satu dengan yang lainnya berbeda.Demikian pula dengan kelengkapannya.
5.Pelayanan.Pembeli akan senang apabila anda ramah dan sabar dalam melayani pembeli.Jangan mudah marah apabila ada pembeli yang menawar harga sangat murah.Disamping itu layanan antar dan pemasangan regulator elpiji juga bisa membuat pembeli balik lagi ketoko anda tentu saja layanan antar untuk  jumlah belanja yang banyak atau berat misalnya elpiji 12 kg,Aqua galon,Beras.Bisa juga dengan cara belanja lewat telepon atau sms.
6.Kelengkapan Barang.Salah satu karakter pembeli adalah sekali belanja semua kebutuhannya tersedia semua ditoko jadi tidak perlu ketoko lain.Terkadang pembeli mencari barang ditoko lain tidak ada tapi karena di toko anda ada akhirnya jadi tahu toko anda secara tidak langsung anda sudah mempromosikan toko anda.
7.Cara memajang barang.Terkadang pembeli tadinya tidak berniat membeli tapi karena melihat barang ditoko jadi membeli.Untuk itu pajanglah barang semenarik mungkin,gampang dilihat dan toko terlihat penuh koleksi barangnya.
8.Komunikasi yang baik.Seperti kata pepatah pembeli adalah raja.Jangan malas untuk bertanya dulu apa yang dicari misalnya barang yang dicari tidak ada tawarkan barang lain yang sejenis.Jawab pertanyaan apabila pembeli ingin tahu suatu produk atau harga.Terkadang pembeli setelah bertanya lain hari membeli.
Khusus untuk pelanggan tetap toko anda untuk menjalin keakraban ciptakan obrolan ringan ketika pelanggan anda berbelanja hal tersebut akan membuat “Nyaman”belanja ditempat anda dengan catatan bila keadaan toko tidak ramai pembeli.
9.Kendaraan.Walaupun ada agen yang menyediakan layanan antar lebih menguntungkan apabila mencari barang sendiri.Anda lebih leluasa mencari agen dengan harga termurah dan tidak semua barang ada di satu agen terkadang anda harus mencari di agen lain.Oleh karena itu kendaraan minimal motor sangat dibutuhkan untuk meraih kesuksesan.
10.Kalkulator.Walaupun terlihat sepele namun alat ini sangat vital.Bayangkan kalau anda menghitung banyak barang tanpa kalkulator,bisa-bisa anda mencari untung malah buntung/rugi.Sediakan kalkulator dengan ukuran sedang dengan tutsnya yang tidak terlalu keras.Cari kalkulator yang ada CHECK nya untuk menghindari kesalahan.
11.Usia Toko.Biasanya orang akan lebih memilih belanja ke toko yang sudah lama eksis apalagi sudah jadi pelanggan.Disamping sudah nyaman juga cocok dengan pelayanannya.Biasanya yang bisa membuat orang pindah toko karena harga yang lebih murah.
12.Memanfaatkan Momen-momen tertentu.Ada barang yang sangat laku diwaktu-waktu tertentu.Misalnya Sirup ketika bulan puasa,Keperluan Dapur ketika lebaran.Minuman gelas kemasan ketika Agustus-an.Buku tulis ketika tahun ajaran baru dan lain lainnya.Anda harus hafal momen-momen tersebut kalau sampai terlewat sayang rasanya.
13.Nama Toko.Buat nama toko yang simpel dan gampang diingat sehingga memudahkan orang yang akan mereferensikan toko anda.Untuk pengiriman barang juga akan lebih mudah.Usahakan warga disekitar toko anda mngetahuinya.Selain itu anda bisa juga memasang spanduk yang menyertakan nama toko anda.
14.Promosi.Apalagi apabila anda tokonya baru buka promosi harus gencar di lakukan.Bisa dengan cara bagi-bagi brosur kepada warga sekitar,pasang ditempat strategis,atau menyiapkan brosur ditoko.Bisa juga dengan memasang harga yang besar untuk barang yang murah sehingga setiap orang yang lewat akan lihat,bisa jadi orang tersebut mereferensikan ke warga lainnya.
15.Memilih Agen.Pilihlah agen yang terlengkap dan termurah untuk efesiensi waktu serta menentukan harga eceran yang bersaing.Agar selalu mendapatkan harga yang termurah usahakan memilih agen langganan lebih dari satu selain itu bisa sebagai alternatif apabila satu agen barangnya kosong bisa mencari di agen lainnya.                                              
16.Jam Operasional yang panjang.Usahakan buka toko sepagi mungkin dan tutup tidak terlalu sore.Karena yang anda jual adalah kebutuhan sehari-hari dari pagi sampai malam ada saja yang dibutuhkan orang.
17.Jujur.Usahakan selalu menunjukkan kekurangan kalau memang barang yang anda jual ada cacatnya untuk menghindari kekecewaan pembeli.Dalam hal pembayaran selalu teliti kalau memang lebih kembalikan lagi kepada pembeli.Demikain juga apabila ada barang pembeli yang tertinggal simpan untuk dikembalikan.

Saya rasa tips mengenai 17 Kunci Sukses Bisnis Toko Kelontong sudah panjang lebar.Sekarang Anda tinggal “action” untuk mempraktekkannya?Akhir kata tiada kesuksesan tanpa ketekunan dan kerja keras.Salam Sukses!

Tips awal membuka warung kelontong
Usaha warung kolontongan saat ini masih menjadi salah satu jenis usaha yang patut dilirik untuk dicoba. Walaupun persaingan sangat ketat dan keuntungan yang relatif kecil. Tapi usaha ini mempunyai rotasi perputaran uang yang cepat serta banyaknya jenis barang dagangan yang bisa dijual sehingga keuntungan kecil dari setiap jenis barang bisa jadi lebih besar dengan banyaknya jenis dagangan yang terjual. Pada postingan kali ini saya akan lebih menekankan strategi berdagang dengan prinsip profesional. Saya mengenal 2 prinsip dagang yaitu prinsip profesional dan prinsip kekeluargaan. Prinsip dagang dengan kekeluargaan, menurut saya adalah prinsip dagang yang banyak dilakukan oleh warung-warung yang ada dilingkungan tempat tinggal dimana konsumennya 90 % adalah tetangga atau orang yg dekat dengan warung kita. Prinsip ini baik apabila dilihat dari sudut kemanusiaan, karena kita menjalankan warung dengan 75% hati nurani dan 25% perhitungan dagang, akan tetapi akan dirasa kurang baik apabila dilihat dari prinsip profesionalisme. Disini saya sangat menekankan bahwa ada saatnya kita jadi pedagang, ada saatnya kita jadi dermawan dan ada saatnya kita beribadah nah inilah prinsip dasar berdagang secara profesional. Prinsip dasar ini harus slalu anda ingat karena akan menjadi pedoman anda ketika memutuskan suatu situasi yang akan banyak anda hadapi ketika berdagang. Prinsip mana yang akan dipilih untuk dijalankan, itu semua terserah anda. Cuma akan saya kasih gambaran untuk perbandingan dari 2 prinsip tersebut. Apabila tujuan anda berdagang adalah hanya untuk sekedar mengisi waktu dan tidak punya target tertentu, maka saya sarankan anda untuk berdagang secara kekeluargaan. Anda tidak perlu menerapkan kedisiplinan dan ketertiban managemen, anda biarkan warung anda berjalan dengan natural dan apa adanya, dan saya pun tidak bisa memprediksi bagaimana nantinya warung anda. Semua nantinya akan anda rasakan sendiri dan anda pulalah yang nantinya akan menilai sendiri usaha dagang anda.Tetapi jika tujuan anda berdagang adalah untuk mendatangkan keuntungan dan anda ingin usaha anda berkembang dan sukses, maka anda harus menjalankannya dengan prinsip profesional. Dalam prinsip profesional, anda dituntut untuk mengatur usaha anda dengan tertib dan disiplin. Tertib dan disiplin secara teori akan lebih mudah dipelajari tetapi akan dirasa sulit untuk dilaksanakan dilapangan. Menurut pengalaman saya prinsip profesinal akan mengalami banyak hambatan dalam penerapannya jika kita membuka usahanya dilingkungan tempat tinggal kita, tetapi akan lebih mudah dalam penerapannya jika kita membuka usahanya bukan di lingkungan tempat tinggal kita. Saya dapat dengan pasti menyimpulkan hal ini karena saya sudah mengalaminya. Memisahkan antara tempat tinggal dan tempat usaha jika dilihat dari segi kejiwaan pun, akan terasa banyak manfaatnya. Ketika suatu hari kita merasa cape setelah berjualan seharian maka kita bisa pulang dan bisa beristirahat dengan tenang dirumah anda tanpa takut diganggu oleh urusan-urusan yang anda tinggalkan ditempat usaha sehingga dengan demikian otomatis anda akan terhindar dari stress, tetapi coba bayangkan jika tempat tinggal anda adalah juga merupakan tempat usaha anda, maka secara tidak langsung anda berjualan selama 24 jam, lantas kapan anda beristirahat apakan anda mempunyai kekuatan fisik dan mental untuk bisa berdagang dengan cara ini. Untuk membuat usaha kita maju, saya lebih menekankan kita membutuhkan waktu yang berkwalitas bukan kwantitas waktu.
Tips yang saya tulis ini bukanlah sebuah keharusan tetapi sekedar berbagi pengalaman saja. Ini merupakan tahap dasar aja bagi anda yang berniat buka usaha warung kelontongan, teori- teori ini mash bisa kita kupas lebih luas. Jangan pernah takut untuk bersaing dalam berdagang, selama persaingannya sehat maka kita akan sama-sama belajar untuk bisa lebih maju. Semoga pengalaman saya ini bisa bermanfaat.

Peluang Usaha Baru
Makin padat pemukiman di kota-kota besar tak selalu hal negatif  yg muncul, namun jika anda jeli anda bisa menjadikan itu sebagai peluang usaha yg menjanjikan, ialah toko kelontongan peluang usaha yg patut  anda coba, tak perlu keahlian khusus utk memulai usaha ini. Modal utama adalah ketekunan dan keramahan.
Kenapa harus toko kelontong? Kebutuhan barang-barang pokok seperti sembako, alat tulis kantor, serta beberapa perabot rumah tangga lainnya sering dgn bertambah padatnya perumahan membuat usaha toko kelontong tak  akan sepi peminatnya.

Target Konsumen
Toko kelontong termasuk usaha kecil menengah yg lebih fokus dalam menyediakan barang-barang kebutuhan rumah tangga, sehingga yg menjadi target sasaran dalam bisnis ini adalah ibu rumah tangga, anak-anak, hingga bapak diseputar komplek tempat anda membuka toko kelontong.

Hal yg Dipersiapkan dalam Membuka Toko Kelontong
Utk membuka usaha toko kelontongan ini yg harus disiapkan adalah etalase dan rak yg digunakan utk memajang barang-barang dagangannya. Besarnya etalase disesuaikan dgn jumlah dan jenis barang yg dijual, dan berapa modal yg ada utk memulai usaha ini.

Sebagai pemula, jika belum mengenal agen atau distributor dari produk-produk yg akan dijual pemilik bisa langsung mendatangi mereka. Usahakan selalu membeli barang langsung dari distributor atau agen karena harganya jauh lebih murah.

Susunlah daftar barang yg akan dijual, disesuaikan dgn modal yg ada. Sambil menyusun, buatlah skala prioritas terhadap barang-barang tersebut. Utk barang yg diprediksi akan cepat laku maka stokdiperbanyak dan selalu dipersiapkan agar tidak pernah kehabisan.

Tips Sukses Mendirikan dan Mengolah Toko Kelontong
Jika Anda berniat untuk membuka usaha toko kelontongan, atau usaha perdagangan. Mungkin artikel berikut ini akan menambah wawasan bagi Anda. Artikel ini memuat informasi tips sukses mendirikan dan mengolah toko kelontongan akan tetapi kiat-kiat yang ada di dalam artikel ini tidak menutup kemungkinan untuk dapat diterapkan pada jenis usaha yang lain, So silahkan untuk diterapkan dan di kembangkan sesuai dengan kondisi dan jenis usaha yang Anda dirikan dan kelola.
 
Baiklah, berikut kiat-kiat untuk sukses mendirikan dan mengolah toko kelontong.
1. Pilihlah lokasi yang strategis
Lokasi yang strategis, ya benar sekali inilah kiat pertama dan utama untuk menedirikan toko kelontong agar toko yang kita buka nantinya dapat maju dan berkembang sesuai dengan yang kita harapkan. berikut beberapa tips menentukan lokasi yang strategi untuk membuka usaha toko kelontong
- Usahakan lokasi tempat kita membuka toko merupakan lokasi yang padat penduduk, hal ini penting karena barang yang akan kita jual merupakan barang kebutuhan sehari-hari.
- Usahakan pilih lokasi yang mempunyai tingkat pendapatan yang memadai, ini bertujuan agar proses perdagangan kita dapat berjalan lancar tidak tersendat oleh hutang para konsumen dikarenakan tingkat pendapatan yang kecil dari masyarakat sekitar.
- Usahakan memilih lokasi dipinggir jalan utama, dan posisi toko yang akan dibuka toko kelontong berada di sebelah kiri pengendara kendaraan saat arah pulang, hal ini untuk mempermudah orang untuk mampir membeli barang dari toko kita.
- Usahakan lokasi toko yang akan dibuka toko kelontong mempunyai lahan parkir yang memadai, ini perlu dengan adanya lahan parkir akan membuat konsumen kita nyaman dalam berbelanja di toko kita.
- Usahakan lokasi toko mudah dilihat dari kejauhan.
- Usahakan lokasi toko jangan berada di jalur cepat kendaraan, seperti pada turunan jalan, atau tanjakan jalan.
- Usahakan lokasi toko mempunyai tingkat keamanan yang baik, jangan sampai setelah toko kita buka malah di datangi oleh para preman untuk meminta jatah pada toko kita.
- Usahakan memilih lokasi toko yang tingkat kompetisinya rendah, apabila sudah ada 4 toko kelontong di lokasi tersebut, sebaiknya kita tidak usah membuka di daerah tersebut.
2. Tata letak toko dan barang dagangan
Buatlah tataletak toko dan barang dagangan agar mudah dilihat oleh konsumen, karena konsumen akan tertarik membeli apabila barang yang akan dibelinya terlihat dan dapat mereka pilih. saran yang baik susunlah barang dagangan kita menyerupai cara display barang pada minimarket, sehingga konsumen dapat memilih dan bebas menentukan barang apa yang akan mereka beli. Tidak jarang dengan cara memajang seperti ini konsumen sering membeli barang yang tidak direncanakannya dan ini akan meningkatkan omset dari toko kita.
3. Buatlah harga yang bersaing
Buatlah harga yang bersaing atas toko-toko sejenis yang ada disekitar kita, jangan mematok harga yang tinggi dari pesaing, hal ini mengakibatkan konsumen enggan membeli di tempat kita karena di cap toko kita mahal. atau sebaliknyamenentukan harga yang terlalu rendah dari pesaing, karena ini akan mengakibatkan laba kita menjadi sedikit, dikhawatirkan malah impas saja dengan biaya operational toko.
4. Berikan pelayanan yang terbaik
Tidak ada satu orangpun yang suka dilayani dengan kasar dan tidak baik saat membeli sesuatu barang, baik itu konsumen, Anda dan Saya. semua orang mau di hargai dan di anggap penting. oleh karena itu berikanlah pelayanan terbaik kita untuk konsumen yang berbelanja pada toko kita,
5. Jangan bedakan harga barang untuk jumlah yang sama terhadap konsumen
Apakah Anda suka jika anda membeli semisal sabun mandi dengan harga Rp. 3.000,- kemudian Anda tahu bahwa tetangga Anda membeli sabun mandi yang sama dan pada toko sama dengan seharga  Rp. 2.500. jika jawaban Anda adalah tidak suka, maka sama halnya dengan konsumen toko kita. mereka tidak mau dibedakan atas harga dan pelayanan, usahakan berikanlah harga dan pelayanan yang sama pada setiap konsumen.
6. Berikan nilai tambah
Salah satu cara untuk meningkatkan penjualan toko kelontong kita adalah memberikan nilai tambah pada apa yang kita tawarkan. nilai tambah dapat berupa bonus hadiah jika konsumen membeli dengan nilai nominal tertentu. atau dapat pula memberikan point reward kepada konsumen yang dapat ditukarkan hadiah, atau mungkin dapat pula memberikan layanan pengantaran baranng ke rumah konsumen.
7. Jadilah Beda
Biasanya toko kelontong akan sering didatangi oleh konsumen apabila toko tersebut telah terkenal dan telah lama berdiri. Nah apabila kita ingin menarik konsumen agar mau membeli pada toko kita, maka jadilah beda dari toko yang sejenis, karena dengan berbeda akan membuat toko kita dilihat unik dan mengundang rasa penasaran calon konsumen untuk membeli di tempat kita. beberapa contoh agar toko kita kelihatan berbeda antara lain adalah :
- Jika toko lain jam operationalnya sampai pukul 21:00 maka kita bisa berbeda dengan jam operational 24 Jam sehari atau paling tidak lebih malam dari toko lain.
- Jika pada toko lain konsumen perlu bertanya perihal harga barang yang akan dibeli. maka kita dapat berbeda dengan memberikan label harga pada setiap barang  sehingga konsumen tidak perlu lagi bertanya jika ingin mengetahui harga barang dari toko kita.
- Jika pada toko lain konsumen tidak dibebaskan untuk memilih barang yang ingin mereka beli, maka toko kita dapat berbeda dengan menerapkan konsep seperti minimarket yang membebaskan konsumen untuk memilih barang yang akan dibelinya.
8. Selalu baca peluang
Selalulah membaca peluang pasar, dan bergerak cepatlah saat Anda mendapatkan peluang pasar, sebagai contoh : mendekati bulan puasa, maka sediakanlah berbagai barang untuk berbuka seperti sirup, kurma dll. misalkan menjelang liburan sekolah atau masuk sekolah, sediakanlah alat-alat tulis dan perlengkapan sekolah. atau jika dilokasi toko kita blm ada orang menjual pulsa telepon dan token listrik, maka sediakanlah jasa penjualan pulsa dan token listrik tersebut. Nah point ini penting bagi toko kita, agar selalu inovasi dan menjadi berbeda dengan toko-toko sejenis yang ada di sekitar kita.
9. Sisihkan laba untuk pengembangan
Seperti pepatah bilang “Hemat pangkal kaya”, saran yang sangat baik sekali jika dalam pengolahan keuangan toko kita, sebaiknya kita selalu menyisihkan sedikit laba yang digunakan untuk pengembangan usaha. caranya cukup mudah sisihkan saja misalkan 1% dari laba toko setiap harinya dan jangan diambil selama 2 – 3 tahun, setelah tahun ketiga kita akan terkejut dengan nilai yang cukup besar dari hasil menyisihkan tersebut dan kita dapat gunakan untuk pengembagan usaha kita.
10. Ciptakanlah sistem
Jika toko kita telah berjalan, sebaiknya ciptakanlah sistem baku tentang procedure operational toko kita, mulai dari pengadaan barang sampai ke cara menjual, sehingga apabila kita tidak ada dan digantikan oleh orang lain, maka pengganti kita mendapat petunjuk yang baku tentang procedure operational pada toko kita dan hal ini akan membuat nyaman pengganti kita dan konsumen, karena procedure operationalnya telah baku.
11. Delegasikan dan Kembangkan
Melanjutkan point di atas, jika toko kita telah ramai pembeli sebaiknya mulailah untuk mempercai orang dan mendelegasikan kegiatan apa yang sering kita lakukan. kemudian fokuslah untuk membuat pengembangan usaha apakah itu membuka usaha dengan jenis baru, atau mengembangkan dengan membuka berbagai cabang.

Penulisan : Strategi Mengembangkan Toko Grosir

21.02 0 Comments
Pada prinsipnya, saat membuka toko grosir, kita adalah junior, sementara calon - calon pelanggan kita justru lebih senior, dalam arti, mereka buka lebih dulu dan pernah belanja produk dari toko grosir lain yang lebih senior dibanding kita. Memikat pelanggan toko lain itu banyak caranya, namun bisa dimulai dari yang termudah dulu. Bahwa untuk laris itu kita harus punya produk yang lengkap, layanan menyenangkan, harga paling murah, dan lain sebagainya, itu hanya mudah diucapkan di bibir saja. Semuanya butuh proses, tarik ulur, menyesuaikan situasi dan kondisi, namun yang pasti, kita lakukan dari yang termudah dulu, lainnya sambil jalan. 

Mudah itu relatif. Bagi yg bermodal besar, bermodal kecil, punya anak cewek cakep, definisi mudah bisa berbeda - beda. Yang bermodal besar bisa menambah variasi produk atau membeli dalam jumlah besar untuk mendapat harga termurah, yang modalnya kecil bisa dimulai dengan durasi buka tutup toko yang panjang atau variasi produk tanpa modal (misal: grosir gula 1/2kg, 1/4kg), yang punya anak cewek cakep bisa dengan mengoptimalkan layanan pelanggan sehingga lebih menyenangkan..^_^. Pada prinsipnya, mengenal nilai plus diri sendiri bisa dijadikan langkah awal berkompetisi.
Selain mengenali diri sendiri, tentunya kita perlu juga mengenali pesaing, yaitu grosir - grosir yang telah lebih dulu eksis alias senior kita. Mereka mungkin laris, murah, besar, dan punya banyak kelebihan, namun pasti ada celah yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan daya saing kita. Beberapa yang umum di grosir senior diantaranya :

1. Sudah punya banyak langganan.
Disamping beragam sisi positif, punya banyak langgananpun ada sisi negatifnya. Seperti pelanggan harus antri, susah parkir, tekanan kerja yg besar hingga layanan pelanggan lemah, stok kosong yang kurang terpantau, dan sebagainya. Disamping pelanggan - pelanggan yg loyal, ada juga pelanggan - pelanggan yg pada dasarnya terkendala dengan hal - hal di atas, namun belum punya alternatif tempat belanja lain. Dari situ kita bisa tampil sebagai tempat belanja alternatif tersebut, bahkan ke depannya bisa mendominasi di kategori - kategori produk tertentu.

2. Nyaman dengan produk reguler.
Produk reguler adalah produk yang laku secara rutin. Grosir senior biasanya sudah hafal dengan produk - produk tersebut dan fokus di situ. Mereka lebih sukar menerima produk baru karena dengan produk - produk regulerpun, toko mereka sudah laris manis. 80an persen produk baru gagal di pasaran, sangat tidak ideal bermain di situ untuk toko senior yang sudah laris, namun bagi toko baru, produk baru adalah teman. Jika pintar memilih produk yang kemudian booming, toko yang barupun lebih cepat dikenal karena menjadi pioneer yang menjual produk tersebut.

3. Mitra distributor resmi
Grosir senior biasanya sudah bermitra dengan banyak distributor resmi yang menyediakan produk secara kontinyu dengan harga standar. Bagi toko lama yang sudah bisa "menjual", distribusi resmi seperti ini adalah kemudahan. Toko tidak perlu lagi berkelana mencari produk kemana - mana. Hanya fokus menjual, dan produk sudah diantar secara rutin. Bagi grosir baru yang belum mendapat suplai dari distributor resmi, kendala ini bisa jadi sebuah tantangan. Kanal distribusi itu bermacam - macam. Disamping distributor resmi lokal, ada distributor skala nasional. Misalnya hypermarket dan waralaba minimarket yang menjamur di mana - mana. Jika cerdik, seringkali harga di market - market modern tersebut sangat murah. Dengan kuantiti yg cukup dan timing jual yang tepat, toko grosir baru bisa mendominasi beberapa item produk dgn harga sangat murah dalam rentang waktu tertentu sehingga memancing pelanggan - pelanggan baru untuk datang. Bahkan bisa mengundang distributor resmi untuk datang dan mensuplay toko kita jika sirkulasi toko kita menjanjikan.

4. Konservatif
Grosir lama cenderung konservatif. Selain orang - orangnya memang orang lama, mereka mungkin tidak punya waktu lagi untuk mempelajari teknologi baru karena terjebak rutinitas harian. Bagi pendatang baru yang enerjik, punya waktu luang (alias tokonya blom laris ^_^) dan mengerti teknologi, ini adalah tantangan sekaligus modal bagus untuk berkompetisi. Dengan landasan yang lebih modern dan kuat, toko bisa berkembang lebih cepat dan lebih solid dibanding toko grosir lama yang konservatif.

5. Hafal tren
Karena sudah jalan bertahun - tahun, grosir senior biasanya sudah hafal dengan tren. Tahu stok apa yang perlu diperbanyak saat mau lebaran, apa yang laris saat banyak hajatan, saat musim hujan, saat kenaikan kelas, dan sebagainya. Bahkan hafal siklus panen karena itupun ada dampaknya terhadap sedikit/banyaknya transaksi. Untuk yang satu ini, pemain baru memang perlu jam terbang. Tidak bisa serta merta fasih dalam memprediksi apa yang mungkin terjadi di depan. Setahun pertama adalah tahun untuk belajar. Jika modal banyak dan berani belanja semua produk dalam jumlah banyak tanpa tahu siklus, bisa berabe, karena dalam setiap siklus ada produk yg promo, ada harga yang sedang naik tinggi, dan sebagainya. Murah hari ini dan besok bisa berbeda. Dalam prosesnya, kita perlu tahu kapan saatnya membeli dalam jumlah banyak, kapan membeli seperlunya, dan kapan sama sekali tidak perlu menjual suatu produk.


Sumber :
http://poside.blogspot.com/2012/12/strategi-mengembangkan-toko-grosir.html

Penulisan : Modal Usaha Fotocopy dan ATK

20.56 0 Comments

Sebagian orang takut untuk memulai usaha jasa fotocopy ini, dikarenakan mereka berfikir bahwa saat ini zaman sudah semakin modern, orang lebih banyak menggunakan internet, seperti email, sms, bbm dan sebagainya. Namun perlu anda ketahui bahwa sistem pada pemerintahan indonesia, masih banyak yang membutuhkan usaha fotocopy anda, seperti misalnya pengajuan permohonan pada pemerintahan, skripsi mahasiswa, pencetakan soal-soal ulangan siswa sekolah, dan masih banyak lagi. Sehingga boleh dikatakan bahwa Usaha FotoCopy merupakan salah satu Peluang Usaha yang Bagus dan Menjanjikan untuk mendapatkan keuntungan besar.
 
Membuka usaha fotocopy memang bukanlah hal yang mudah. Selain modal usaha fotocopy yang relatif mahal, penggunaan dan perawatan mesin fotocopy juga sangatlah penting untuk diperhatikan. Karena jika kita lalai dalam merawat atau ceroboh dalam menggunakannya bukan tidak mungkin keuntungan yang kita peroleh hanya kita habiskan untuk melakukan service mesin fotocopy yang kita gunakan. Hal ini tentu sangat berkaitan dengan penyedia mesin fotocopy di Indonesia yang hampir 80% merupakan mesin rekondisi.


Peluang Usaha Jasa FotoCopy
Jika kita berbicara mengenai prospek keuntungan, jumlah pendapatan, jumlah keuntungan pasti dan sejenisnya, semua itu tergantung bagaimana cara anda berbisnis. Jika membuka usaha fotocopy ini didaerah atau kawasan yang sepi, maka keuntungan yang akan anda dapatkanpun akan sedikit. Untuk itu, agar usaha fotocopy ini bisa memberikan keuntungan yang  besar, perlu anda garis bawahi hal-hal berikut ini:
Lokasi Tempat Usaha FotoCopy
Usaha FotoCopy bukanlah usaha yang bisa dibuka hanya bermodalkan dengan keramaian saja, misalnya pasar tradisional atau didekat minimarket yang rame pengunjung. Tentu usaha anda tidak akan berjalan lancar. Usaha FotoCopy ini sangat berpeluang jika anda membukanya ditempat-tempat dimana orang akan banyak membutuhkan jasa fotocopy, seperti didekat sekolah, didekat kampus, didekat pusat kantor pemerintahan dan sejenisnya.
Backup Modal Usaha FotoCopy
Usaha FotoCopy biasanya selalu diwarnai dengan istilah kasbon, dan bayar bulanan. Ini tentunya akan membutuhkan backup modal untuk usaha anda, dan pastikan anda memiliki dana yang cukup sebelum membuka usaha fotocopy ini.
Teliti dan Tidak Ceroboh
Mesin FotoCopy merupakan mesin yang sangat sensitif, saat ini disetiap tempat-tempat fotocopy biasanya mereka memiliki mesin fotocopy yang sudah rusak. Nah, itu adalah karna kecerobohan pemakai, untuk itu dalam menjalankan usaha fotocopy, anda harus membaca terlebih dahulu panduan menggunakan mesin fotocopy yang anda pakai. Jangan sampai mesin FotoCopy anda rusak sekali sebulan.
Lengkapi dengan Jualan ATK
Kecendrungan pembeli tentunya semua sama, misalnya ketika anda ingin berbelanja sesuatu, anda pasti berfikir. Semakin besar tokonya atau semakin banyak isi toko, maka anda akan berfikir bahwa mereka bisa memberikan harga yang lebih murah dibanding dengan toko yang memiliki sedikit pajangan. Selain itu, dengan menjual ATK anda juga mendapatkan penghasilan tambahan dari keuntungan jualan ATK tersebut.
Nah, hal-hal diatas seharusnya bisa anda jalankan, jika membuka usaha fotocopy, karena peluang usaha yang bagus ini tentunya akan memberikan keuntungan yang besar kepada anda.
 
Modal Awal Usaha Fotocopy
Meskipun rentan masalah perawatan namun tidak sedikit mereka yang berhasil menjalankan usaha fotocopy ini. Modal awal usaha fotocopy yang perlu dimiliki jika kita ingin membuka usaha fotocopy adalah pengetahuan tentang penggunaan dan perawatan sederhana mesin fotocopy. Jika kita merasa mendapatkan tempat yang strategis untuk menjalankan bisnis fotocopy jangan langsung menggelontorkan sejumlah dana yang cukup besar sebelum anda memiliki pengetahuan tentang mesin fotocopy itu sendiri.
Yang perlu diketahui jika anda ingin membuka usaha fotocopy adalah anda harus bisa mengoprasikan mesin fotocopy secara standar meliputi:
  1. Penggantian kertas
  2. Pemilihan kertas
  3. Fotocopy bolak balik
  4. Fotocopy KTP
  5. Fotocopy buku pelajaran
Jika anda sudah menguasai ke 5 dasar tersebut barulah anda perlu belajar bagaimana melakukan maintenance ringan pada mesin fotocopy anda. Service ringan pada mesin fotocopy meliputi pembersihan debu-debu tinta dan mengetahui lokasi-lokasi dimana kertas biasa tersangkut.
Anda bisa menggali informasi terlebih dahulu ke tempat-tempat agen penyedia mesin fotocopy. Dijamin mereka akan dengan senang hati mengajarkan kepada anda tentang dasar-dasar pengoprasian mesin fotocopy. Atau jika anda ingin lebih mengetahui tantangan menjalankan bisnis fotocopy ini anda bisa mencoba untuk magang di tempat usaha fotocopy yang sudah berjalan. Ini akan sangat membantu anda dalam mempersiapkan diri sebagai modal awal membuka usaha fotocopy.

Modal Untuk Membuka Usaha Fotocopy
Jika anda sudah merasa dapat mengoprasikan mesin fotocopy dengan baik maka barulah anda memikirkan bagaimana untuk menyediakan mesin fotocopy di tempat usaha anda. Banyak pilihan merek mesin yang bisa anda pilih untuk menjadi partner anda dalam usaha ini. Namun saya lebih merekomendasikan untuk memilih mesin fotocopy canon tipe ir 6570. Selain mesin fotocopy yang sudah modern, ketahanan produk mesin canon bisa dikatakan lebih abik daripada pesaingnya. Selain itu kelengkapan ketersedian part pengganti jika terjadi kerusakan lebih mudah untuk di dapatkan.

Modal Usaha Fotocopy Dan Alat Tulis (ATK)
Apa hanya sampai di sini saja modal yang harus dikeluarkan? Jika anda mengincar keuntungan yang lebih besar tentu saja anda harus mengeluarkan modal yang lebih besar pula. Banyak pengusaha fotocopy mengatakan bahwa kita tidak mungkin hanya mengandalkan mesin fotocopy utuk memenuhi kebutuhan hidup. Yang paling bijak mengatakan bahwa mesin fotocopy adalah daya tarik atau pemikat di sebuah toko ATK atau alat tulis komputer.
Ya, anda perlu melengkapi usaha fotocopy ini dengan menyediakan perlengkapan alat tulis komputer. Dengan gambaran seperti ini, seseorang tidak akan membeli map file, kertas riwayat hidup, kertas folio, dan perlengkapan melamar kerja lain jika di tempat itu dia tidak bisa mem-fotocopy ijazah, sertifikat dan dokumen lain. Tentu tempat tujuan utamanya adalah toko atk yang menyediakan jasa fotocopy sehingga dia bisa menyelesaikan keperluannya dengan sekali jalan. Dari sini kita bisa menyadari jika mesin fotocopy sangat berguna untuk menarik minat konsumen ke toko atk kita.
Untuk perkiraan biaya yang harus anda keluarkan untuk menyediakan perlengkapan alat tulis kantor anda mungkin harus merogoh kocek sebesar 7 hingga 10 juta rupiah belum termasuk pengadaan lemari atau rak pendukung.

Modal usaha fotocopy memang bisa saja berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan kita. Yang terpenting adalah bagaimana kita selanjutnya mengatur keuangan dan pekerjaan agar modal yang telah kita keluarkan tidak menjadi sia-sia. Penting untuk diperhatikan dalam membuka usaha fotocopy adalah kelayakan listrik yang ada. Untuk mesin fotocopy memerlukan minimal keuatan listrik hingga 1300v. Untuk itu lokasi usaha anda harus memiliki setidaknya listrik sebesar 2200a.

Jika Anda sedang ingin membuka usaha Jasa Fotocopy, Maka Sebaiknya anda Membuat Planning Bisnis dan kalkulasi Modal Yang Anda Siap Keluarkan.Walaupun Sekarang Sudah Banyak bundling paket usaha fotocopy pemula namun Perencanaan tetap Perlu Dibuat. Dengan Paket Bisnis ini memang Anda tidak akan direpotkan dengan Kegiatan membeli perlengkapan usaha mesin fotocopy secara eceran satu persatu, anda Hanya Perlu Action membeli paket tertentu yang memang Sudah Disediakan Oleh para Franchise Fotokopi atau Waralaba Sejenisnya. Ada Banyak paketan Bisnis Yang Bisa anda Pilih. Silakan Sesuaikan Dengan Kemampuan Modal anda.


Sumber :
http://modalusaha.net/merinci-modal-usaha-fotocopy-dan-atk/
http://nirota.net/2014/09/prospek-usaha-fotocopy-dan-jualan-atk-tahun-2015.html

Strategi Pendanaan Usaha #

20.39 0 Comments


STRATEGI PENDANAAN USAHA

A.    Sumber Usaha dari Investor Individual 
Dalam dunia keuangan, investor adalah orang perorangan atau lembaga baik domestik atau non domestik yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya) baik dalam jangka pendek atau jangka panjang.
Terkadang istilah "investor" ini juga digunakan untuk menyebutkan seseorang yang melakukan pembelian properti, mata uang, komoditi,derivatif, saham perusahaan, ataupun aset lainnya dengan suatu tujuan untuk memperoleh keuntungan dan bukan merupakan profesinya serta hanya untuk suatu jangka pendek saja.
Dengan adanya keputusan untuk mengadakan investasi maka diperlukan dana yang dapat membelanjai investasi. Timbullah masalah bagaimana perusahaan dapat memperoleh dana yang dibutuhkan untuk membiayai investasi yang direncanakan dengan syarat-syarat yang paling menguntungkan dengan mengingat, bahwa para pemilik dana mengharapkan balas jasa atas penggunaan dananya dan merupakan biaya investasi yang direncanakan tersebut.
Investor perorangan (termasuk dana investasi realestat yang atas nama perorangan dan suatu perusahaan yang dibentuk guna mengelola dana investasi). Investor biasanya hanya memberikan modal berupa dana tanpa ikut terjun langsung dalam operasional. Hal lain sama seperti cara di atas, hal-hal seperti pembagian hasil atau kesepakatan lain harus dibuat berupa perjanjian tertulis agar kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan bila terjadi sesuatu di kemudian hari.
Umumnya,  investor perseorangan lebih menyukai dan cenderung melakukan investasi pada usaha yang telah berjalan lancar dan bersifat jangka pendek. Investor individu yang memiliki kesabaran dan kesiapan untuk menerima dan menanggung resiko tinggi dalam suatu usaha dianggap sebagai seorang venture capitalist murni karena dalam usaha modal vebtura sulit diharapkan akan memberi hasil yang besar atas investasi yang ditanam dalam kurun waktyu satu atau dua tahun.

Sumber utama pendanaan terbagi atas 2 jenis, yaitu Ekuitas dan Utang. 
  1. Pendanaan dari Ekuitas (Modal Sendiri) adalah sumber dana yang diperoleh dari tabungan individu, teman, saudara, investor perorangan lain, perusahaan-perusahaan besar, perusahaan modal ventura, dan penjualan saham 
  2. Pendanaan dari Utang (Pinjaman) adalah sumber dana yang diperoleh dari teman, saudara, investor perorangan lainnya, para pemasok bahan baku pemberi pinjaman berbentuk harta, bank-bank komersial, program-program yang didukung oleh pemerintah, lembaga-lembaga keuangan swadaya masyarakat, perusahaan-perusahaan besar, dan perusahaan modal ventura
Sumber-sumber pendanaan lainnya, sebagai berikut:
  1. Perusahaan Modal Ventura merupakan kelompok investor atau investasi yang memasukkan uangnya pada bisnis yang baru. 
  2. Institusi keuangan berbasis komunitas atau lembaga swadaya masyarakat. 
  3. Pemberi pinjaman yang menyediakan pendanaan untuk bisnis kecil milik masyarakat berpendapatan rendah guna membesarkan pengembangan ekonomi seperti koperasi primer tertentu.
  4. Perusahaan-perusahaan besar:
·         Bantuan pendanaan dan teknik kepada pemasok kritis serta pengembang teknologi 
·         Penjualan saham 
·         Penempatan pribadi
·         Penjualan saham modal perusahaan untuk dikoleksi individual 
·         Penawaran umum pertama saham
·         Penempatan perusahaan dibawah peraturan-peraturan surat berharga bursa efek
B.     Kredit Bank dan Lembaga Keuangan Non Bank
Prinsip penyaluran kredit adalah prinsip kepercayaan dan kehati-hatian. Indikator kepercayaan ini ialah kepercayaan moral, komersial, finansial dan jaminan. Kepercayaan dibedakan atas kepercayaan murni dan kepercayaan reserve.
Sebelum suatu fasilitas kredit diberikan, maka bank harus merasa yakin bahwa kredit yang diberikan benar-benar akan kembali. Keyakinan tersebut diperoleh dari hasil penilaian kredit sebelum kredit tersebut disalurkan. Kriteria penilaian kredit yang harus dilakukan oleh bank untuk mendapatkan nasabah yang benar-benar menguntungkan dilakukan dengan analisis 5C dan 7P (Kasmir, 2008).

Penilaian kredit dengan metode analisis 5C, yaitu:

Character
Sifat atau watak dari orang-orang yang akan diberikan kredit harus dapat dipercaya yang tercermin dari latar belakang nasabah baik latar belakang yang bersikap pekerjaan maupun yang bersifat  pribadi seperti: cara hidup atau gaya hidup yang dianutnya, keadaan keluarga, hobi dan sosial standingnya. Character merupakan ukuran untuk menilai kemauan nasabah membayar kreditnya. Menurut Dendawijaya (2005) informasi mengenai calon debitur dapat diperoleh dengan cara bekerjasama dengan kalangan perbankan maupun kalangan bisnis lainnya. Informasi dari kalangan perbankan diperoleh melalui surat menyurat atau koresponden antar bank yang dikenal dengan bank informasi, termasuk permohonan resmi kepada Bank Indonesia (BI) untuk memperoleh informasi tentang calon debitur, baik mengenai  pribadinya maupun perusahaan atau bisnis yang dimiliki.

Capacity
Untuk melihat kemampuan calon nasabah dalam membayar kredit yang dihubungkan dengan kemampuannya mengelola bisnis serta kemampuannya mencari laba. Sehingga akan terlihat kemampuannya dalam mengembalikan kredit yang disalurkan.

Capital
Penggunaan modal yang efektif dapat dilihat dari laporan keuangan (neraca dan laporan rugi laba) dengan melakukan pengukuran seperti dari segi likuiditas, solvabilitas, rentabilitas dan ukuran lainnya. Capital adalah untuk mengetahui sumber-sumber pembiayaan yang dimiliki nasabah terhadap usaha yang akan dibiayai oleh bank.

Collateral
Merupakan jaminan yang diberikan calon nasabah baik yang bersifat fisik maupun non fisik. Jaminan hendaknya melebihi jumlah kredit yang diberikan. Jaminan juga harus diteliti keabsahannya sehingga jika terjadi suatu masalah, jaminan yang dititipkan akan dapat dipergunakan secepat mungkin.

Condition
Kondisi ekonomi pada masa sekarang dan yang akan datang harus dinilai sesuai dengan sektor masing-masing. Prospek usaha dari sektor yang dijalankan oleh nasabah juga harus dinilai. Penilaian prospek bidang usaha yang dibiayai hendaknya memiliki prospek yang baik, sehingga kemungkinan kredit tersebut bermasalah relatif kecil.

Menurut Dendawijaya (2005) ada satu sisi lagi yang harus diketahui dalam pemberian kredit, yaitu constraints. Kendala merupakan faktor hambatan atau rintangan berupa faktor-faktor sosial psikologis yang ada pada suatu daerah atau wilayah tertentu yang menyebabkan suatu proyek tidak dapat dilaksanakan, misalnya pendirian suatu pabrik farmasi yang akan memproduksi obat antibiotika dan vitamin, tetapi merencanakan untuk mengolah ganja dan ecstasy, maka permohonan kredit ini sulit untuk dikabulkan.

Penilaian kredit dengan metode analisis 7P sebagai berikut :

Personality
Personality (kepribadian) adalah sifat dan perilaku yang dimiliki calon debitur yang mengajukan permohonan kredit bersangkutan, dipergunakan sebagai bahan pertimbangan pemberian kredit. Jika kepribadiannya baik maka kredit dapat diberikan.Sebaliknya apabila kepribadiannya jelek maka kredit tidak dapat diberikan. Alasannya adalah karena kepribadian yang baik akan berusaha membayar pinjamannya sedangkan kepribdian yang jelek akan sulit membayar pinjamannya.
Kepribadian calon nasabah ini dapat diketahui dengan mengumpulkan informasi tentang keturunan, pekerjaan, pendidikan, dan pergaulannya. menilai nasabah dari segi kepribadiannya atau tingkah lakunya sehari-hari maupun masa lalunya. Personality juga  mencakup sikap, emosi, tingkah laku dan tindakan nasabah dalam menghadapi suatu masalah.

Party
Mengklasifikasikan nasabah dalam klasifikasi tertentu atau golongan-golongan tertentu berdasarkan modal, loyalitas serta karakternya. Sehingga nasabah dapat digolongkan ke golongan tertentu dan akan mendapatkan fasilitas yang berbeda dari bank.

Purpose
Purpose (tujuan) adalah tujuan dan penggunaan kredit oleh calon debitur, apakah untuk kegiatan konsumtif atau sebagai modal kerja. Tujuan kredit ini akan menjadi hal yang menentukan apakah permohonan calon debitur disetujui atau ditolak. Apabila kredit digunakan sebgai kegiatan konsumtif maka kredit tidak dapat diberikan, tetapi jikadigunakan sebagai modal kerja (produktif) maka kredit dapat diberikan. Jadi, analisis kredit harus mengetahui secara pasti tujuan dan penggunaan kredit yang akan diberikan sehingga dapat dipertimbangkan

Prospect
Untuk menilai usaha nasabah di masa yang akan datang menguntungkan dan mempunyai prospek atau sebaliknya. Prospect adalah prospek perusahaan dimasa datang,apakah akan menguntungkan (baik) atau merugikan (jelek). Jika prospek terlihat baik maka kredit dapat diberikan, sebaliknya jika jelek akan ditolak. Oleh karena itu analisis kredit harus mampu mengestimasi masa depan perusahaan calon debitur agar pengembalian kredit menjadi lancar.

Payment
Payment (pembayaran) adalah mengetahui bagaimana pembayaran kembali kredit yangdiberikan hal  ini dapat diketahui jika analisis kredit memperhitungkan kelancaran penjualan dan pendapatan calon debitur sehingga dapat memperkirakan kemampuannya untuk membayar kembali kredit tersebtu sesuai dengan perjanjian.

Profitability
Untuk menganalisis bagaimana kemampuan nasabah dalam mencari laba. Profitability diukur dari periode ke periode  apakah akan tetap sama atau akan semakin meningkat, apalagi  dengan tambahan kredit yang akan diperolehnya.

Protection
Tujuannya adalah bagaimana menjaga agar usaha dan  jaminan mendapatkan perlindungan. Perlindungan dapat berupa  jaminan barang atau orang atau jaminan asuransi.

Menurut Hasibuan (2005), ada satu asas lagi yang harus dianalisis sebelum memberikan kredit yaitu asas 3R. 

Returns
Returns adalah penilaian atas hasil yang akan dicapai perusahaan calon debitur setelah memperoleh kredit. Apabila hasil yang diperoleh cukup untuk membayar pinjamannya dan sekaligus  membantu perkembangan usaha calon debitur bersangkutan maka  kredit diberikan dan begitu pula sebaliknya.

Repayment
Repayment adalah memperhitungkan kemampuan, jadwal, dan jangka waktu pembayaran kredit oleh calon debitur, tetapi  perusahaanya tetap berjalan.

Risk Bearing Ability
Risk bearing ability adalah memperhitungkan besarnya  kemampuan perusahaan calon debitur untuk menghadapi risiko, apakah risikonya besar atau kecil. Kemampuan perusahaan menghadapi risiko ditentukan oleh besarnya modal dan strukturnya, jenis bidang usaha dan manajemen perusahaan  bersangkutan. Jika risk bearing ability perusahaan besar maka kredit tidak diberikan dan sebaliknya.

Lembaga Keuangan Bank adalah lembaga keuangan kredit yang memberikan jasa-jasa keuangan dan menarik dana dari masyarakat secara langsung.
Jenis-jenis lembaga keuangan bank, yaitu:
  1. Bank Umum menurut UU RI No 7 tahun 1992 sebagaimana diperbaharui pada UU No 10 tahun 1998 adalah bank yang melaksanakan kegiatan secara konvensional berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. 
  2. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
Lembaga Keuangan Non Bank adalah lembaga keuangan yang memberikan jasa-jasa keuangan dan menarik dana dari masyarakat secara tidak langsung.
Jenis-jenis lembaga keuangan non bank, yaitu:
  1. Koperasi Simpan Pinjam adalah lembaga keuangan berbentuk koperasi yang usahanya di bidang perkreditan atau simpan pinjam dengan tujuan membantu memperbaiki keadaan ekonomi dan kesejahteraan anggotanya. 
  2. Perusahaan Umum Pegadaian adalah perusahaan umum milik pemerintah yang kegiatannya memberikan pinjaman uang yang besarnya berdasarkan pada jaminan yang diserahkan. 
  3. Perusahaan Asuransi adalah lembaga keuangan yang menghimpun dana dari penarikan premi asuransi dan menjanjikan akan memberikan sejumlah ganti rugi apabila terjadi peristiwa yang menimpa pihak yang ikut program asuransi. 
  4. Perusahaan Dana Pensiun adalah lembaga yang menghimpun dana dari para pegawai dan menyalurkannya dengan memberikan uang pensiun kepada pegawai yang telah pensiun.
  5. Lembaga Pembiayaan adalah lembaga yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal dengan tidak menarik dana langsung dari masyarakat. 
  6. Bursa Efek adalah tempat bertemunya pihak yang menawarkan dana dengan pihak yang memerlukan dana dan tempat jual beli efek (obligasi, saham, dan efek).

C.    Modal Ventura
Modal Ventura adalah suatu investasi dalam bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal kedalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha untuk jangka waktu tertentu. Pada umunya investasi ini dilakukan dalam bentuk penyerahan modal secara tunai yang ditukar dengan sejumlah saham pada perusahaan pasangan.

Ciri-ciri perusahaan modal ventura:
  • Pembiayaan modal ventura merupakan ekuitas 
  • Modal ventura merupakan investasi perspektif jangka panjang 
  • Modal ventura merupakan pembiayaan risk capital 
  • Modal ventura bersifat sementara 
  • Keuntungan berupa capital gain dan deviden 
  • Tingkat pengembalian tinggi
Contoh perusahaan modal ventura ialah PT Freefort Finance Indonesia, PT Astra Mitra Ventura, PT Batavia Internasional Ventura

D.    Pembiayaan Pola Syariah
Syariah (Mudharbah) adalah suatu pembiayaan usaha berdasarkan syariah yang dilakukan para pihak atas dasar kepercayaan. Kepercaayaan merupakan unsur terpenting, sehingga shahib al-mal (pembiaya) tidak boleh meminta jaminan atau anggunan pada mudharib (wirausaha), jika ada hanya sebagai wanprestasi dan juga tidak boleh ikut campur didalam pengelolaan proyek atau usaha. Shahib al-mal hanya boleh memberikan saran-saran tertentu saja kepada mudharib.
Pola pembiayaan syariah ini lebih menekankan pembiayaan atas dasar pembagian keuntungan. Jika usaha gagal atau rugi, maka resiko ditanggung bersama, dimana shahib al-mal menanggung resiko keuangan, sedangkan mudharib menanggung kehilangan waktu, pemikiran, ide dan jerih payah. Kecuali mudharib ikut membiayai sebagian, maka resiko keuangan ditanggung proposional.
Pembagian keuntungan, maka bentuk laporan laba-rugi harus dirumuskan terlebih dahulu, khususnya pembebanan biaya penggunaan barng modal (depresiasi dan Amortisasi). Karena laporan laba-rugi yang digunakan untuk perhitungan pajak penghasilan (PPh) jarang sekali diterima oleh shahib al-mal (pembiaya)

Terdapat 6 pola yang diterapkan pada bank syariah, diantaranya:
  1. Pola Titipan (Wadi’ah) adalah titipan murni yang dititipkan pada pihak penitip yang memiliki barang kepada pihak penyimpan yang diberikan amanah atau kepercayaan baik berbentuk lembaga atau badan hukum untuk menjaga barang dari kerusakan sampai dikembalikan barang simpanan tersebut. 
  2. Pola Pinjaman (Qardh) adalah memberikan pinjaman kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan untuk dikembalikan dengan pengganti yang sama dan dapat ditagih atau diminta kembali kapan saja oleh pihak yang menghutangi. 
  3. Pola Bagi Hasil (Mudharabah) adalah akad antara pemilik modal, dalam hal ini pihak bank yang menyerahkan dana kepada pengelola modal dalam hal ini pihak nasabah, dengan syarat bahwa keuntungan yang diperoleh dibagi 2 sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. 
  4. Pola Jual Beli (Buyu’) adalah tukar menukar harta atas dasar saling ridha atau memindahkan kepemilikan dengan imbalan pada suatu yang diinginkan. 
  5. Pola Sewa (Ijarah) adalah menghimpun dana dengan menerbitkan sukuk yang merupakan obligasi syariah. Dengan sukuk ini, bank akan mendapatkan alternatif sumber dana jangka panjang sehingga dapat digunakan untuk pembiayaan jangka panjang. 
  6. Dan Pola lainnya

E.     Pembiayaan melalui Multifinance Leasing 
Multifinance adalah lembaga keuangan yang memberikan pembiayaan dalam pengadaan aktiva tetap kepada pihak lain, baik individu maupun perusahaan dan dananya tidak dikumpulkan secara langsung dari masyarakat.
Perusahaan pembiayaan konsumen adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan kebutuhan konsumen dengan sistem pembayaran angsuran atau pembayaran secara berkala oleh konsumen. 
            Berikut beberapa contoh perusahaan multifinance yang memiliki banyak konsumen, yaitu : PT Federal International Finance (FIF), PT Adira Dinamika Finance, Tbk, PT Summit Oto Finance
Leasing adalah kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Dengan melakukan leasing maka perusahaan dapat memperoleh barang modal dengan jalan sewa beli untuk dapat langsung digunakan berproduksi, yang dapat diangsur setiap bulan / setiap triwulan sekali kepada pihak lessor.
 
Jenis-jenis leasing:
  • Finance Lease 
  • Operating Lease 
  • Sales – Typed Lease 
  • Leveraged Lease 
  • Cross Border Lease
Sumber:
http://nanangbudianas.blogspot.com/2013/02/pengertian-sumber-dana_24.html
http://dhana03.blogspot.com/2011/12/mencari-sumber-sumber-pendanaan-usaha.html
http://startupbisnis.com/5-cara-memperoleh-modal-usaha/
http://www.pusatinvestor.com/2013/01/jenis-investor.html
http://yangmantapajadeh.blogspot.com/2012/03/lembaga-keuangan-bank-dan-non-bank-di.html
http://ssbelajar.blogspot.com/2014/03/lembaga-keuangan-bukan-bank-lkbb.html
https://diobloggo.wordpress.com/2012/07/12/pengertian-contohperusahaan-modal-ventura/
http://riskysyawwal.blogspot.com/2012/06/akad-bank-syariah-pola-jual-beli.html
http://abdulkoid.blogspot.com/2012/05/produk-dan-jasa-bank-syariah.html
http://ladysnezky.blogspot.com/2013/02/prinsip-pemberian-kredit.html
http://dinisiti22.blogspot.com/2014/02/multifinance-dan-leasing.html