IG : @ddinifw


Kamis, 15 Oktober 2015

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SUMBER DAYA INFORMASI #

05.42 0 Comments
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SUMBER DAYA INFORMASI

Anggota Kelompok :
· Eka Diana Risti (42213800)
· Evi Mulati Ningsih (43213005)
· Fadhilah Wijayandini (43213005)
· Hariyanto (43213937)
· Risky Pandu (47213816)


Definisi Sumber Daya Informasi 
Manajemen sumber daya informasi (Information resources management – IRM) adalah aktivitas yang dijalankan manajer pada semua tingkatan dalam perusahaan dengan tujuan mengidentifikasi, memperoleh, dan mengelola sumberdaya informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi keperluan pemakai.
· Informasi merupakan salah satu sumber utama dari perusahaan & ia dapat dikelola seperti halnya sumber lain.
· IRM (Information Resources Management) merupakan metodologi siklus hidup yang digunakan untuk menciptakan system yang menghasilkan informasi yang berkualitas.

Definisi IRM
IRM adalah konsep manajemen sumber informasi yang mengenal informasi sebagai sumber organisasional utama yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama seperti sumber organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen.

Pengelola Sumber informasi 
Unit khusus yang menangani sumber daya informasi disebut dengan layanan/jasa informasi, yang dikelola oleh seorang manajer yang dapat saja berstatus wakil direktur. Kenyataannya yang terjadi sekarang ini adalah perusahaan/organisasi mengadakan pelayanan informasi sebagai wilayah fungsi utama dan juga menyertakan manajer papan atas dalam kelompok seleksi eksekutif, di antaranya komite eksekutif, yang fungsinya membuat keputusan penting di perusahaan. Pengelola inidapat disebut sebagai kepala kepegawaian informasi (chief Informantion Officer/CIO).
Selain itu, setiap orang mengetahui bahwa CEO (chief Informantion Officer/kepala kepegawaian eksekutif) adalah orang yang sangat berpengaruh dalam operasional perusahaan dan biasanya memiliki posisi direktur atau ketua dewan. Istilah CFO (chief financial officer/kepala kepegawaian bagian keuangan) dan COO (chief operating officer/ kepala kepegawaian operasional), telah dibuat sebaik dan sesederhana mungkin. Tahun 1980-an, terlihat persamaan istilah yang dibuat untuk manajer pelayanan informasi, yaitu adanya istilah CIO (chief information officer/kepala pegawai informasi).
Istilah CIO menunjukan lebih dari sebuah judul sederhana. Hal itu menunjukan sebuah aturan rekomendasi bahwa manajer papan atas pada layanan informasi harus berperan besar. Sebagaimana maksud konsepnya, kepala kepgawaian informasi (CIO) adalah manajer pelayanan informasi yang menyumbangkan keahlian kepemimpinan (managerial skill) untuk memecahkan masalah yang berhubungan tidak hanya kepada sumber daya, sumber informasi, tetapi juga wilayah operasional perusahaan lainnya dengan sebaik mungkin.

Seorang manager pelayanan informasi dapat tampil sebagai seorang kepala pegawaian informasi melalui petunjuk berikut ini :
a. Menghabiskan waktu pada usaha/bisnis dan dalam pelatihan usaha/bisnis, dan mempelajari usaha/bisnis, tidak hanya pada teknologinya saja.
b. Membangun kemitraan dengan unit usha dan lajur manajemen; jangan bersikap menunggu untuk diundang.
c. Memusatkan pada peningkatan pengolahan usaha dasar.
d. Menjelaskan biaya system informasi dalam istilah bisnis/usaha
e. Membangun kepercayaan melalui pengiriman pelayanan SI yang terpercaya
f. Jangan bersikap bertahan.

Jenis – Jenis Manajemen Sumber Daya Informasi
Manajemen sumber daya informasi, terdiri atas 5 jenis utama sumber daya, seperti yang dikatakan oleh Raymond McLeod Jr 1995, yaitu personil atau manusia, bahan bahan, mesin, uang, informasi, termaksud data.
Keempat jenis yang pertama disebut juga sumber fisik ( personil/manusia, bahan bahan, mesin, dan uang ). Adalah sumber nyata ( tangible/nyata karena secara fisik ada serta dapat dirasakan. Jenis sumber yang ke lima atau sumber pengertian ialah informasi ( intangible/tidak nyata), tidak berbentuk nyata. Disebut sumber pengertian karna dibutuhkan pemahaman untuk menguasai sumber sumber lainnya. Manager menggunakan sumber pengertian untuk mengelola sumber fisik bidang system informasi sebenernya mencakup anyak teknologi yang sangat rumit, konsep perilaku yang abstrak/ tidak terlihat, dan penggunaan yang khusus dalam ruang lingkup bisnis atau usaha dan non bisini atau usaha yang tak terhitung banyaknya.

Sumber :
Goal, chr. Jimmy L, 2008, Sistem Informasi Manajemen Pemahaman dan Aplikasi. Jakarta: PT. Grasindo
santiw.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/2944/bab8.doc
https://debby419.wordpress.com/2011/10/25/konsep-manajemen-sumberdaya-informasi/

Senin, 12 Oktober 2015

Artikel : Apa itu Deja Vu?

13.25 0 Comments
deja vuSebagian di antara kita pernah mengalami berada di tempat baru, merasa yakin pernah ada di situ sebelumnya. Perasaan misterius ini dikenal sebagai deja vu. Terjadi di saat seseorang merasakan situasi baru yang akrab, meskipun ada bukti peristiwa itu tidak terjadi sebelumnya. Sepertinya kata deja vu sudah tidak begitu asing bagi telinga kita. Bahkan kita tidak jarang membicarakan fenomena ini dengan teman-teman kita. Pernahkah mengalami hal serupa?

Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton.

Frase kata deja vu merupakan kata-kata bahasa Perancis, yg secara terminologis memiliki arti "pernah melihat". Secara umum kata ini diasosiasikan sebagai sebuah perasaan aneh (atau bisa dibilang mistis) bahwa seseorang pernah merasa berada dalam sebuah tempat & melakukan sesuatu yg sama sebelumnya. Perasaan akrab serta mengenal betul suatu keadaan, tempat, atau kejadian ini muncul setelah seseorang mengalami keadaan yg sama persis di satu waktu tertentu. Orang tersebut kemudian merasa ada yg janggal karena seharusnya kejadian tersebut hanya dialami sekali ketika dia terlibat langsung secara fisik & secara nyata.

Fenomena ini bersifat visioner, yaitu penglihatan atas sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Mungkin banyak dari kita yg menganggapnya sebagai mimpi sekilas, sehingga kemudian kita melupakanya begitu saja. Lalu, ingatan itu kembali muncul setelah kita mengalami kejadian yg sama.

Beberapa ahli yg secara khusus meneliti subjek ini menyebutkan bahwa fenomena deja vu, yg terjadi secara spontan dan tidak dapat ditebak kedatangannya, adalah suatu pengalaman dari kehidupan di masa lalu. Perasaan bahwa anda pernah merasa berada di suatu tempat yang sama, meskipun secara fisik anda baru ke tempat itu untuk pertama kalinya, secara sederhana memberi pemikiran bahwa 'seseorang' memang pernah kesana sebelumnya.

Kejadian dalam ingatan tersebut bisa saja hal yg baru terjadi beberapa menit yang lalu, di masa kecil, atau di kehidupan-kehidupan sebelumnya.

Terlepas dari apakah kita percaya atau tidak dengan adanya kehidupan masa lalu, de javu adalah fenomena nyata dalam kehidupan kita. Berarti, kita sebagai manusia sebenarnya memiliki suatu kemampuan yg sangat hebat. Deja vu kadang memang bisa dianggap sebagai hal tidak penting dan segera kita lupakan. Namun, bisa jadi, deja vu yg lain adalah suatu pertanda atau warning untuk kita agar kita bisa segera mengambil sikap dalam menghindari hal buruk yg akan terjadi di saat setelah kita mengalami keadaan yg sama.


Sumber:

Minggu, 11 Oktober 2015

Kata orang...

13.04 0 Comments
Kata orang jatuh cinta itu menyenangkan, serasa dunia milik berdua.
Kata orang bahagia itu sederhana, ketika cinta dapat terbalaskan, tidak bertepuk sebelah tangan.
Kata orang rindu itu mengasyikkan, saat rindu dapat berakhir indah bila saling bertemu.
Sesederhana itu orang bersaksi, bahwa dengan dia yang paling di sayang kita dapat menikmati hidup kita dengan perasaan yang membahagiakan.

Taukah kamu, aku jatuh cinta dengamu...
Sedari dulu aku hanya bisa memandangimu dari kejauhan.
Aku memang payah, namun apa daya aku hanya berani dalam diam.

Bahagiaku saat wujudku berpapasan denganmu, saat kita saling bertatap mata, saat aku tersenyum dihadapanmu lalu kau membalas senyumanku, dan saat kita saling bersapa walau hanya sesaat.

Ketidak beranianku membuat aku serba salah.
Aku menyadari bahwa aku sungguh pengecut.
Disaat aku tidak berjumpa denganmu, disaat aku tidak menemukan wajahmu, disaat itu pula duniaku buram tidak berwarna.
Aku rindu sesosok dirimu.
Memang rindu terasa mengasikkan bila berujung saling bertemu, nyatanya tidak untuk diriku.
Bagiku, rindu itu menyiksa.
Memang salahku merindukanmu dalam diam.
Aku jatuh cinta denganmu, sejatuh-jatuhnya orang mencinta.
Aku bahagia, bila semua yang kurasakan dapat terbalaskan.