Sebagian di antara kita pernah mengalami berada di tempat baru, merasa yakin pernah ada di situ sebelumnya. Perasaan misterius ini dikenal sebagai deja vu. Terjadi di saat seseorang merasakan situasi baru yang akrab, meskipun ada bukti peristiwa itu tidak terjadi sebelumnya. Sepertinya kata deja vu sudah tidak begitu asing bagi telinga kita. Bahkan kita tidak jarang membicarakan fenomena ini dengan teman-teman kita. Pernahkah mengalami hal serupa?Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton.
Frase kata deja vu merupakan kata-kata bahasa Perancis, yg secara terminologis memiliki arti "pernah melihat". Secara umum kata ini diasosiasikan sebagai sebuah perasaan aneh (atau bisa dibilang mistis) bahwa seseorang pernah merasa berada dalam sebuah tempat & melakukan sesuatu yg sama sebelumnya. Perasaan akrab serta mengenal betul suatu keadaan, tempat, atau kejadian ini muncul setelah seseorang mengalami keadaan yg sama persis di satu waktu tertentu. Orang tersebut kemudian merasa ada yg janggal karena seharusnya kejadian tersebut hanya dialami sekali ketika dia terlibat langsung secara fisik & secara nyata.
Fenomena ini bersifat visioner, yaitu penglihatan atas sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Mungkin banyak dari kita yg menganggapnya sebagai mimpi sekilas, sehingga kemudian kita melupakanya begitu saja. Lalu, ingatan itu kembali muncul setelah kita mengalami kejadian yg sama.
Beberapa ahli yg secara khusus meneliti subjek ini menyebutkan bahwa fenomena deja vu, yg terjadi secara spontan dan tidak dapat ditebak kedatangannya, adalah suatu pengalaman dari kehidupan di masa lalu. Perasaan bahwa anda pernah merasa berada di suatu tempat yang sama, meskipun secara fisik anda baru ke tempat itu untuk pertama kalinya, secara sederhana memberi pemikiran bahwa 'seseorang' memang pernah kesana sebelumnya.
Kejadian dalam ingatan tersebut bisa saja hal yg baru terjadi beberapa menit yang lalu, di masa kecil, atau di kehidupan-kehidupan sebelumnya.
Terlepas dari apakah kita percaya atau tidak dengan adanya kehidupan masa lalu, de javu adalah fenomena nyata dalam kehidupan kita. Berarti, kita sebagai manusia sebenarnya memiliki suatu kemampuan yg sangat hebat. Deja vu kadang memang bisa dianggap sebagai hal tidak penting dan segera kita lupakan. Namun, bisa jadi, deja vu yg lain adalah suatu pertanda atau warning untuk kita agar kita bisa segera mengambil sikap dalam menghindari hal buruk yg akan terjadi di saat setelah kita mengalami keadaan yg sama.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar