IG : @ddinifw


Minggu, 27 Oktober 2013

Peng.Komputer 1C - Ilmu Pengetahuan (CAI - Computer Assisted Instructions)

Pengertian Aplikasi komputer

Aplikasi berasal dari kata application yaitu bentuk benda dari kata kerja to apply yang dalam bahasa Indonesia berarti pengolah.  Secara istilah, aplikasi komputer adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang menggunakan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pemakai. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah program pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.

Kumpulan aplikasi komputer yang digabung menjadi suatu paket biasanya disebut paket atausuite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Umumnya aplikasi-aplikasi tersebut memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi sehingga menguntungkan pemakai. Contohnya, suatu lembar kerja dapat dimasukkan dalam suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja yang terpisah.

Berdasarkan jenisnya, aplikasi komputer dapat dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu :
1. Aplikasi Grafis
    - berbasis vektor
    - berbasis bitmap
2. Aplikasi Ilmu Pengetahuan
3. Aplikasi Perkantoran
4. Aplikasi berbasis Web
5. Aplikasi Jaringan
6. Aplikasi Basis Data
7. Aplikasi Edutaiment

Nah sekarang, saya akan mempublikasikan artikel tentang Aplikasi Ilmu Pengetahuan tentang CAI (Computer Assisted Intructions).


CAI (Computer Assisted Instruction) hakekatnya merupakan penawaran baru dalam cara pembelajaran. Komputer sebagai media akan lebih banyak membantu siswa menemukan hal-hal baru yang lebih menarik dibandingkan dengan cara-cara konvensional yang lebih berpusat pada guru. Walaupun sudah kita ketahui bersama, bahwa cara-cara belajar dan mengajar, serta memperolehan informasi pembelajaran tiap individu berbeda.
Banyak teori-teori belajar yang berupaya menguraikan cara belajar tiap individu. Kebanyakan teori ini mengidentifikasikan atribut-atribut yang mirip. Uraian yang paling sederhana, ada orang yang belajar lebih baik dengan membaca, ada yang lebih baik lewat mendengarkan, ada yang dengan memperhatikan orang lain mengerjakan tugas, ada pula yang harus mengerjakan tugas itu sendiri. Kebanyakan diantara kita menggunakan beberapa kombinasi dari beberapa cara ini. Dan, semua orang mempunyai tingkat aptitude yang berbeda—selain kepribadian dan pengalaman hidup berbeda-beda—yang mungkin memotivasi atau sebaliknya mendemotivasi cara belajar. Seorang yang secara fisik maupun psikis tidak memiliki kemampuan sebagaimana orang-orang normal (tuna rungu, tuna wicara, dsb), mungkin akan perlu bantuan komputer untuk mengakses bahan-bahan pembelajaran lewat cara baru dengan menggunakan bantuan komputer.

Criswell (dalam ivannugraha.blog.upi.edu: 2009) mendefinisikan CAI (Computer Assisted Instruction) sebagai penggunaan komputer dalam menyampaikan bahan pengajaran dengan melibatkan peserta didik secara aktif serta membolehkan umpan balik.

Hannafin dan peck mengklasifikasikan model program CAI menjadi 4 model,yakni: (1) drill and practice, (2) tutorials, (3) simulasi, dan (4) instructional games games (Michael J.hannafin and Kyle L.Peck : 1988).
Model program CAI ini selaras dengan pengklasifikasian yang dilakukan Budiardjo, yang menyatakan bahwa jenis aplikasi CAI yang menarik meliputi : (1) latih dan praktek (drill and practice), (2) penjelasan (tutorial), (3)simulasi, dan (4)permainan.

Lockard dan kawan-kawan menjelaskan bahwa beberapa format CAI yang digunakan sampai saat ini meliputi : (1)drill and practice, (2)tutorials,(3)simulations,(4) instructional games,dan(5) problem solving (James Lockard,Peter D.Abrams and Weslwy A. Many : 1990)

  Beberapa Aplikasi CAI :
- Drill & Practice (Latihan dan Praktek)
Program Drill & Practice menyajikan materi pelajaran untuk dipelajari secara berulang. Tipe program ini adalah cocok dipergunakan sewaktu pengajar menyajikan latihan soal dengan disertai umpan balik. Tipe perangkat lunak ini sering kali dipergunakan untuk menambah pelajaran pada bidang matematika atau faktual. Selama pelaksanaan latihan-latihan soal pada Drill & Practice, komputer dapat menyimpan jawaban yang salah, laporan nilai, contoh jawaban yang salah dan pengulangan dengan contoh-contoh masalah yang telah dijawab secara tidak benar. 
- Tutorial
Software Tutorial ini menyajikan materi yang telah diajarkan atau menyajikan materi baru yang akan dipelajari. Pada program ini memberi kesempatan untuk menambahkan materi pelajaran yang telah dipelajari ataupun yang belum dipelajari sesuai dengan kurikulum yang ada. Tutorial yang baik adalah memberikan layar bantuan untuk memberikan keterangan selanjutnya atau ilustrasi selanjutnya. Dan juga untuk menerangkan segala informasi untuk menyajikan dan bagaimana menyajikannya. Tutorial tidak hanya menyajikan informasi tapi juga harus menerangkan jawaban-jawaban yang salah. Sewaktu software ini menerangkan jawaban-jawaban yang salah, software ini harus mempunyai kemampuan untuk melanjutkan pelajaran dari poin dengan memberi umpan balik pada informasi yang salah dimengerti sebelum melanjutkan ke informasi baru.
Simulation (simulasi)
Software simulasi memberikan kesempatan untuk menguji kemampuan pada aplikasi nyata dengan menciptakan situasi yang mengikutsertakan siswa-siswa untuk bertindak pada situasi tersebut. Simulasi dipergunakan untuk mengajar pengetahuan prosedural seperti belajar bagaimana untuk menerbangkan pesawat atau mengemudikan mobil. Program simulasi yang baik dapat memberikan suatu lingkungan untuk situasi praktek yang tidak mungkin dapat dilakukan di ruang kelas atau mengurangi resiko kecelakaan pada lingkungan sebenarnya. 
Problem Solving (Memecahkan Masalah)
Software Problem Solving menyajikan masalah-masalah untuk siswa untuk menyelesaikannya berdasarkan kemampuan yang telah mereka peroleh. Software ini memberikan aplikasi dasar strategi pemecahan masalah, analisis akhir, mencari ruang permasalahan, dan inkubasi. Software ini akan membantu siswa untuk menciptakan dan mengembangkan strategi pemecahan masalah mereka.
- Instructional & Educational Games
Instructional atau Educational Games merupakan paket software yang menciptakan kemampuan pada lingkungan permainan. Permainan diberikan sebagai alat untuk memotivasi dan membuat siswa untuk melalui prosedur permainan secara teliti untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Perangkat lunak pendukung CAI
Beberapa perangkat lunak baru dalam bidang komputer memudahkan para siswa belajar dengan gaya belajar atau irama belajar masing masing. Perangkat lunak dapat menyajikan informasi dalam bermacam macam bentuk yang jauh lebih mudah daripada ‘metode-metode kertas’ yang selama ini kita pakai. Perangkat lunak tersebut antara lain: Alteros 3D, Macromedia Director, Power Presentations, Microsoft Office, Web Master, dan masih banyak lagi perangkat lunak lain yang dapat mendukung pemakaian komputer pembelajaran. Jelasnya, dengan pemanfaatan perangkat-perangkat lunak komputer, dapat membantu mengubah pengalaman belajar dari pendekatan tradisional (guru berbicara di depan kelas, kemudian memberikan tugas membaca) ke pendekatan lebih partisipatif yang memanfaatkan rasa ingin tahu alami para siswa pada semua usia. Melalui komputer ysng terintegrasi dalam pembelajaran, memungkinkan siswa menggali informasi menurut irama mereka sendiri, belajar dari video dan audio selain dari bacaan, bereksperiman dengan model-model, dan bekerja sama dengan sesama siswa sesuai dengan kemauannya. Dalam konteks pendekatan ilmu jiwa disebut pendekatan pemecahan masalah yang diarahkan sendiri, atau sering disebut dengan pendekatan progresif.
John Dewey dan para pembaharu pendidikan, pernah mengusulkan perubahan dari pembelajaran secara didaktik ke pembelajaran lewat pengalaman pada tahun 1899. Upaya membangun pembelajaran lewat pengalaman, tentunya memerlukan media yang representatif, yang ternyata baru dapat diwujudkan sekitar tahun 1968—masa munculnya arphanet—yang kemudian berkembang pesat pada dasa warsa 80-an sampai sekarang. Di Indonesia sendiri baru berkembang baik setelah era 90-an.

Struktur CAI
CAI merupakan program pembelajaran dengan memanfaatkan komputer yang memiliki struktur program diantaranya: desain bentuk (aplikasi perangkat lunak), isi (pesan pembelajaran), dan pendukung (perangkat lunak yang dibutuhkan dalam pengoperasian program, teks, audio, video, grafis, dan sebagainya). Keseluruhan komponen terintegrasi dalam sebuah program dengan memperhatikan: kemudahan pengoperasian, interaktivitas, kemenarikan, dan dukungan perangkat evaluai untuk mengukur tingkat pemahaman siswa seperti Multiple Choice System, atau perangkat lunak sejenisnya.

Secara keseluruhan, CAI hendaknya memiliki beberapa kriteria, diantaranya: dari sudut pandang dosen/guru adalah: mudah digunakan (baik pembuatan maupun pemanfaatannya), hanya memerlukan pelatihan minimal, memungkinkan pembelajaran dengan cara siswa sendiri, memungkinkan pengendalian pembelajaran sesuai dengan lingkungan. Sedangkan dari sudut pandang siswa: fleksibilitas, bahan belajar lebih kaya dibandingkan melalui kelas konvensional, berjalan pada komputer yang telah tersedia, memungkinkan kolaborasi yang memadai, mencakup pengembangan materi lanjutan melalui diskusi kelas dan kerja kelompok. Dengan demikian struktur program CAI harus bersifat dapat terus dikembangkan (scalable) (NeoEdu, 2000: 35).

Sumber :



Tidak ada komentar: