IG : @ddinifw


Senin, 10 Maret 2014

PELAKSANAAN DEMOKRASI DALAM BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA

Sebagaimana Negara-negara lain, Negara kita Republik Indonesia adalah Negara demokrasi. Akan tetapi dalam kehidupan sehari-hari masih sering kita temui perilaku yang tidak demokratis, misalnya berupa tindakan sewenang-wenang, tidak menghargai perbedaan, tidak mematuhi aturan atau kesepakatan yang telah diputuskan.
Apa arti demokrasi itu? Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang diselenggarakan “dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat”. Menurut teori demokrasi, kedaulatan (kekuasaan tertinggi) berada ditangan rakyat. Dalam pelaksanaannya rakyat akan mewakilkan kepada wakil-wakil rakyat, yang duduk di lembaga-lembaga perwakilan rakyat. Demokrasi yang dipraktikkan disebut demokrasi perwakilan atau demokrasi tidak langsung.
Berdasarkan UUD 1945, lembaga perwakilan rakyat dinegara kita adalah Dewan perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Para wakil rakyat yang duduk dalam lembaga perwakilan rakyat itu mempunyai kewajiban untuk menyalurkan keinginan atau aspirasi rakyat dalam pemerintahan.
Sejak kapan munculnya paham demokrasi? Gagasan tentang demokrasi sudah muncul sejak sekitar abad ke-5 SM, pada masa Yunani kuno. Pada saat itu demokrasi dilakukan secara langsung.
Demokrasi model yunani tidak bertahan lama, penyebabnya ialah munculnya konflik politik dan melemahnya kemampuan Dewan Kota dalam memimpin polis. Sejak berabad-abad tenggelam, paham demokrasi kembali muncul sebagai reaksi penentang terhadap kekuasaan raja yang absolut tersebut.
Bangsa Indonesia telah mencoba bermacam-macam demokrasi. Sejak tahun 1950-1959 dijalankan suatu praktik demokrasi yang cenderung pada sistem Demokrasi liberal. Pada tahun 1959-1966 diterapkan Demokrasi Terpimpin yang dalam praktiknya cenderung otoriter. Mulai tahun 1966 hingga berakhirnya masa Orde baru pada tahun 1998 diterapkannya Demokrasi Pancasila.
Dalam perkembangannya, konsep demokrasi tidak hanya diterapkan dalam bidang politik, melainkan juga diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan. Konsep demokrasi juga diterapkan dalam kehidupan ekonomi, pendidikan, sosial-budaya, dan bidang-bidang kemasyarakatan lainnya. Kehidupan yang demokratis adalah kehidupan yang intinya melibatkan partisipasi rakyat dan ditujukan untuk kepentingan rakyat.
Demokrasi telah menjadi pilihan bagi hampir semua bangsa didunia, tak terkecuali bangsa Indonesia. Oleh karena itu kita wajib menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan demokrasi dalam berbagai bidang kehidupan. Sikap positif tersebut perlu dibuktikan dengan sikap dan perbuatan yang sejalan dengan unsur-unsur rule of law atau syarat-syarat demokrasi. Demokrasi perlu diwujudkan menjadi suatu kenyataan hidup dalam bidang apapun. Semua warga Negara tanpa kecuali, baik penguasa maupun rakyat biasa, harus membiasakan hidup demokratis.

Sumber : Almond, Gabrie A. dan Sidney Verba. (1990). Budaya Politik, Tingkah Laku Politik, dan Demokrasi di Lima Negara, Jakarta: Bina Aksara.

Tidak ada komentar: