IG : @ddinifw


Minggu, 23 Maret 2014

Teruntuk kamu

Teruntuk kamu
By : Fadhilah Wijayandini

“Sudah berbulan-bulan kita bersama.
Canda, tawa, bahagia.
Sedih, tangis, duka.
Akankah kita bersama, selamanya?”

Kalimat  diatas mungkin tak berarti untuk dirimu.
Itu hanyalah sepenggal kalimat puitis yang ku buat untuk dirimu.
Entah aku yakin kau untukku atau tidak untukku.
Namun aku cukup berterimakasih kau terlah hadir dihidupku.

“Apa aku terlalu berharap kita akan selamanya?
Apa aku terlalu menginginkan kau selalu denganku?
Apa aku masih pantas untuk membahagiakanmu?
Apa kita pantas untuk bersama?”

Pertanyaan diatas cukup membuatku selalu berfikir tentangmu
Tentang perasaanmu padaku,
Tentang kita dikemudian hari,
Tentang cerita kita nanti.

Mungkin kamu muak bila aku selalu mengganggu harimu,
Selalu menuntutmu ini itu demi kebahagiaanku.
Bahkan selalu ku buat jengkel dirimu,
Namun kamu tak pernah memperlihatkan kekesalanmu padaku.

Haruskah ku ucapkan terimakasih padamu?
Ataukan aku harus meminta maaf pada dirimu?
Terimakasih kau telah membuatku yakin padamu
Maaf bila aku selalu ragu dengan perasaanmu.

Tertanda,
Kesayanganmu.

Tidak ada komentar: