IG : @ddinifw


Minggu, 13 Juli 2014

kenapa?

Kenapa?
By : Fadhilah Wijayandini

kenapa tangisku tak bisa berhenti?
kenapa aku harus menangisi kamu.
kenapa aku harus menangisi keputusanku itu.
kenapa juga aku harus menangisi kita yang sudah tak bersama lagi

kenapa kita harus seperti ini sih?
kenapa kamu keras kepala tak ingin mempertahankanku.
kenapa kamu biarkan aku menyerah.
kenapa juga kamu harus melepaskanku dan memilih untuk sendiri.

kamu tak tau kan kenapa aku melepaskanmu.
seharusnya kamu perjuangin kita!
seharusnya kamu jangan lepasin aku!
seharusnya kita tak berpisah!

menyesal?
tidak. aku tidak menyesal.
aku hanya menyayangkan kenapa ini harus terjadi.
kenapa kita tak bisa bersatu lagi.

aku muak.
aku benci kamu.
kamu tak memperjuangkanku.
kamu pun melepaskanku disaat aku sudah mulai lelah

kamu kemana?
kenapa kamu mendukungku untuk bahagia tanpamu.
nyatanya, kini aku sedang mencoba untuk bahagia tanpamu.
aku mencoba, tapi hatiku masih belum sanggup untuk melakukannya.

aku muak mesti nangis mu.
aku benci kenapa aku menangisi dirimu.
kamu tak pantas ku tangisi.
seharusnya, kini kita saling mencintai.

Tertanda,
Yang pernah menjadi kesayanganmu.

Tidak ada komentar: