IG : @ddinifw


Minggu, 05 Oktober 2014

Pengawasan Terhadap Kas (AKM 1A - materi 2)

Kas adalah sebuah aktiva yang diterima atau disimpan sebagai pemasukan atau pengeluaran uang tunai.
1. Komposisi Kas
Komposisi kas terdiri dari :
  • Uang kertas : uang yang berbentuk kertas
  • Uang logam : uang yang berbentuk koin
  • Cek yang belum disetorkan : pengeluaran atau penerimaan kas pada perusahaan belum dicatat atau disetorkan kepada pihak bank
  • Simpanan dalam bentuk giro atau bilyet
  • Rekening tabungan : nominal sisa uang yang ada di tabungan
  • Travelers Checks : cek perjalanan
  • Cashiers Checks : cek pembayaran
  • Wesel bank
  • Money order : uang pengiriman
  • Kas kecil : pencatan, penerimaan, dan pengeluaran kas yang relatif kecil
  • Uang kembalian : kembalian yang diberikan kepada customer
  • Kas yang ada di cabang-cabang tetap

2. Pengendalian Kas
Dilakukan karena :
  • Uang kas dapat berpindah tangan dengan mudah
  • Tidak ada identifikasi pemilik
  • Kas adalah aktiva yang paling mungkin untuk diselengkan dan disalah gunakan oleh para karyawan.
  • Banyak transaksi yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi penerimaan dan pengeluaran kas

Ada beberapa yang perlu dilakukan dalam pengendalian kas, yaitu :
-     Pengendalian Penerimaan Kas
Prosedur yang perlu dirancang agar tidak perlu dicatat atau tidak diterimanya uang yang seharusnya kita terima menjadi sekecil mungkin.
· Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengendalian penerimaan kas :
a.  Pemisahan tugas antara menerima, mencatat, dan menyimpan kas.
b. Selalu gunakan bukti saat disetorkan oleh bank.
c.  Menggunakan penomoran dokumen transaksi.

-     Pengendalian Pengeluaran Kas
Pengendalian pengeluaran kas hampir sama dengan pengendalian perimaan kas. Yang membedakannya hanya jika pengeluarannya kecil di keluarkan melalui kas kecil, namun jika pengeluarannya besar wajib memiliki bukti pengeluaran berupa cek.
· Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengendalian pengeluaran kas :
a.  Adanya pencatatan jumlah kas yang dikeluarkan
b.  Pemisahan tugas antara penerimaan kas  dan pengeluaran kas
c.   Adanya pembuktian berupa cek sebesar jumlah kas yang dikeluarkan.

-     Melakukan Rekonsiliasi Bank
Saldo pada kas bank dengan saldo perusahaan tidak sama, karena setiap perusahaan mendapatkan rekening koran untuk mencocokan kas bank dan perusahaan.
· Penyebab perbedaan saldo :
a.  Perbadaan waktu pencatatan
b.  Kesalahan pencatatan bank

-     Perencanaan Arus Kas
Dilakukan menggunakan anggaran kas dengan periode yang ditentukan maupun pengeluaran atau penerimaan. Perencanaan arus kas juga sebagai alat pengendalian pengendalian penerimaan dan pengeluaran kas pada suatu periode anggaran.

3. Dana Kas Kecil
Dana Kas Kecil adalah sejumlah dana yang berupa kas yang dipegang perusahaan dalam nominal tertentu. Dana kas kecil digunakan untuk menyediakan pengeluaran kas yang relatif kecil.
Ada 2 metode dana kas kecil :
a.  Dana tetap (invers)
pembukuan pengeluaran atau pemasukan dana kas kecil yang dananya tidak berubah atau selalu tetap.
Contoh dana tetap menggunakan jurnal tetap seperti sewa setiap bulan, rekening listrik dan air, operasional, transportasi.
b.  Dana tidak tetap (fluktuasi)
pengisian pada pengeluaran kas selalu sama maka diperlukan pencatan dengan menggunakan kredit karena pengeluaran setiap periodenya berbeda.
Contoh dana tidak tetap menggunakan penyesuaian seperti account atau beban yang terjadi.


4. Rekonsiliasi Bank
Rekonsiliasi bank adalah suatu prosedur pengendalian terhadap kas dibank dengan membandingkan catatan kas perasahaan secara periodik bank mengirimkan laporan berupa kas statement yang berisi semua transaksi penyetoran selama periode tertentu.

Tujuan Rekonsilasi Bank :
  • Menentukan saldo kas (bank) yang harus disajikan dalam laporan keuangan (neraca)
  • Mengamankan kekayaan perusahaan dan mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan kas dibank.
Cara untuk mengecek dan memperhitungkan untuk saldo kas perusahaan dan rekonsilasi :
a. Dilihat dalam bentuk rekening koran dan perusahaan nasional.
b. Saldo kas akhir menurut bank.
c. Memperhitungkan saldo.
d. penerimaan dan pengeluaran sama dengan perusahaan

Metode Pengakuan Kas
- Metode Accrual Basic
Accrual Basic adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayar.
- Metode Cash Basic
Cash Basic adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar yang digunakan untuk pengakuan pendapatan, belanja, dan pembiayaan.

Tidak ada komentar: