IG : @ddinifw


Minggu, 09 November 2014

Kesehatan - Bahaya Merokok #

Kesehatan (Bahaya Merokok)

Mungkin sudah bukan hal yang biasa lagi jika kita mendengar bahwa rokok sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, karena sebenarnya sudah banyak peringatan dan pesan yang sering kita dengar dari berbagai media mengenai bahaya rokok tersebut bahkan sebenarnya sudah ada peringatan mengenai bahaya rokok tersebut di kemasan rokok itu sendiri. Tapi anehnya tetap saja masih banyak orang yang merokok, entah hanya sekedar pengen di anggap sebagai anak gaul atau mungkin sudah menjadi kebutuhan bagi dirinya. Yang jelas apapun alasannya , kita harus sejak dini mengindari rokok tersebut, sebab efek dari asap rokok tersebut dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan mulai dari yang ringan hingga yang berat yang bisa membawa kita kepada kematian. Bukan hal yang terlalu berlebihan,. Jika saya mengatakan hal tersebut, namun memang seperti itulah efek negatif dari merokok. Mungkin kita tidak akan merasakan efeknya secara langsung akan tetapi efeknya akan terasa dalam jangka waktu yang lama.
PAPARAN racun dalam asap rokok dapat menyebabkan asma, kanker, dan masalah serius lainnya. Ketahui bersih tidaknya udara yang Anda hirup, lalu pertimbangkan langkah praktis membersihkannya.
Anda tidak merokok karena memahami bahaya yang mengintai akibat rokok, tapi bagaimana dengan asap rokok? Kenyataannya, asap rokok bisa Anda dapati di mana saja. Perokok aktif bahkan sepertinya tak peduli bahwa anda merasakan bahaya lebih besar dari asap yang ia keluarkan.
Asap rokok menyebabkan atau memberikan kontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan, dari penyakit jantung hingga kanker. Pahamilah kandungan asap rokok agar Anda bisa melindungi diri sendiri dan orang yang Anda cintai.
Dan menurut penelitian, ternyata yang akan menerima efek negatif dari rokok tersebut bukan hanya perokok aktif saja, akan tetapi perokok pasif pun akan menerima akibat negatif dari rokok tersebut. Dan justru efek yang diterima oleh perokok pasif akan jauh lebih berbahaya lagi ketimbang perokok aktifnya. Mungkin ada sebagian dari anda yang masih bingung dengan istilah perokok pasif. Jadi perokok pasif merupakan sebuah istilah bagi seseorang yang sebenarnya bukan seorang perokok akan tetapi orang yang berada atau dekat dengan orang2 yang merokok sehingga ia secara tidak langsung sering menghirup asap rokok yang dikeluarkan oleh para perokok aktif. Dan kenapa lebih bahaya di bandingkan perokok aktif, karena asap yang di hirup oleh perokok pasif akan langsung masuk ke paru – paru melalui hidung. Wah wah wah... rokok memang telah menjadi bencana bagi semua orang.
Sebenarnya mengapa rokok bisa begitu berbahaya bagi kesehatan?

Apa yang ada di asap rokok?
Asap rokok—juga dikenal sebagai asap tembakau lingkungan—termasuk asap yang dikeluarkan oleh perokok (asap utama) dan asap yang datang langsung dari produk tembakau yang terbakar. Asap rokok mengandung ribuan bahan kimia beracun, termasuk benzene, carbon monoxide,chromium, cyanide, formaldehyde, lead, nickel, dan polonium.
Partikel berbahaya dalam asap rokok dapat melayang di udara selama berjam-jam. Menghirup asap rokok untuk waktu singkat dapat mengiritasi paru-paru dan mengurangi jumlah oksigen dalam darah. Sementara menghirupnya berkepanjangan atau menjadi perokok pasif, justru lebih berbahaya.
Sebenarnya, bukan hanya asap yang menjadi kekhawatiran. Residu atau bahan sisa yang menempel pada rambut dan pakaian perokok, serta bantal, karpet, dan barang lain juga menimbulkan risiko, terutama untuk anak-anak.

Berikut zat yang terkandung di dalam rokok :
  • Nikotin, Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok
~ Pengaruh bagi tubuh manusia :
menyebabkan kecanduan / ketergantungan
merusak jaringan otak
menyebabkan darah cepat membeku
mengeraskan dinding arteri
  • Tar, Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker 
~ Pengaruh bagi tubuh manusia :
membunuh sel dalam saluran darah
Meningkatkan produksi lendir diparu-paru
Menyebabkan kanker paru-paru
  • Karbon Monoksida, Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
~ Pengaruh bagi tubuh manusia :
mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
menghalangi transportasi dalam darah
  • Zat Karsinogen
~ Pengaruh bagi tubuh manusia :
Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh
  • Zat Iritan, Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru
~ Pengaruh bagi tubuh manusia :
Menyebabkan batuk

Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).

Beberapa Bahaya Yang di Timbulkan oleh Rokok
Asap rokok menyebabkan atau memberikan kontribusi terhadap masalah kesehatan serius, termasuk:
- Penyakit paru. Asma, bronkitis, dan penyakit paru-paru kronis dapat dipicu atau diperburuk oleh paparan asap rokok.
- Penyakit jantung. Asap rokok meningkatkan risiko serangan jantung dan masalah jantung lainnya. Asap rokok juga merusak pembuluh darah, mengganggu peredaran darah, dan meningkatkan risiko pembekuan darah. Nikotin dalam asap rokok menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan meningkatkan tekanan darah. Sedangkan karbon monoksida mengambil oksigen dalam darah lebih banyak yang membuat jantung memompa darah lebih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung. Sebagian besar penyakit jantung koroner disebabkan oleh rokok dan akan memburuk jika memiliki penyakit lain seperti diabetes melitus.
- Kanker. Asap rokok adalah faktor risiko untuk kanker paru-paru. Beberapa penelitian juga menunjukkan hubungan antara asap rokok dan berbagai jenis kanker lainnya, seperti :
1. Kanker Kandung Kemih
2. Kanker Payudara
3. Kanker Serviks
4. Kanker Kerongkongan
5. Kanker Pencernaan
6. Kanker Ginjal
7. Kanker Mulut
8. Kanker Tenggorokan

- Aterosklerosis, Nikotin dalam asap rokok bisa mempercepat penyumbatan arteri yang bisa disebabkan oleh penumpukan lemak. Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan parut dan penebalan arteri yang menyebabkan arterosklerosis.
- Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Kondisi ini menyebabkan aliran darah terhalangi sehingga membuat seseorang sulit bernapas, dan sekitar 80 persen kasus PPOK disebabkan oleh rokok. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya emfisema (sesak napas akibat kerusakan pada kantung udara atau alveoli) dan bronkitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang terjadi terus menerus selama 3 bulan).
- Impotensi, Bagi laki-laki berusia 30-an dan 40-an tahun, maka merokok bisa meningkatkan risiko disfungsi ereksi sekitar 50 persen. Hal ini karena merokok bisa merusak pembuluh darah, nikotin mempersempit arteri sehingga mengurangi aliran darah dan tekanan darah ke penis. Jika seseorang sudah mengalami impotensi, maka bisa menjadi peringatan dini bahwa rokok sudah merusak daerah lain di tubuh.
- Gangguan medis lainnya, Beberapa gangguan medis juga bisa disebabkan oleh rokok seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), gangguan kesuburan, memperburuk asma dan radang saluran napas, berisiko lebih tinggi mengalami degenerasi makula (hilangnya penglihatan secara bertahap), katarak, menjadi lebih sering sakit-sakitan, menimbulkan noda di gigi dam gusi, mengembangkan sariawan di usus serta merusak penampilan.

Asap rokok menimbulkan risiko tambahan bagi anak-anak, khususnya yang rentan terhadap dampak asap rokok. Masalah tersebut meliputi:
  • Berat badan lahir rendah (BBLR). Menjadi perokok pasif selama kehamilan meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah.
  • Sindrom kematian bayi mendadak (sudden infant death syndrome/SIDS). Asap rokok meningkatkan risiko SIDS, apakah paparan terjadi selama kehamilan ataupun setelah lahir.
  • Infeksi. Anak-anak yang hidup dengan perokok lebih mungkin untuk mengembangkan infeksi telinga bagian tengah dan infeksi saluran pernafasan bawah. Asap rokok juga menyebabkan batuk kronis, lendir dan mengi, serta iritasi mata dan hidung.

Bagaimana menghindari asap rokok?
Dengan perencanaan, Anda dapat mengurangi atau menghilangkan paparan terhadap asap rokok. Mulailah dengan langkah-langkah sederhana ini:
  • Jangan biarkan siapapun merokok di rumah Anda. Jika ada anggota keluarga atau tamu yang ingin merokok, minta mereka untuk merokok di luar. Jangan mengandalkan pendingin udara, sistem ventilasi ataupun jendela terbuka untuk membersihkan udara.
  • Jangan biarkan merokok di dalam kendaraan Anda. Jika seorang penumpang ingin merokok selam perjalanan, sebaiknya berhenti di tempat pemberhentian untuk merokok di luar mobil.
  • Meminta agar diberlakukan larangan merokok di tempat kerja Anda. Bahkan kipas ventilasi yang kuat tidak secara efektif menghilangkan asap rokok dari udara.
  • Pilih fasilitas umum bebas asap rokok. Jika Anda membawa anak-anak ke tempat pengasuhan, pilih tempat yang punya aturan “dilarang merokok”. Hal yang sama berlaku untuk orang lanjut usia atau manula. Jika mereka harus tinggal di panti jompo untuk jangka panjang, pastikan bebas asap rokok.
  • Pilih tempat bisnis dengan kebijakan “dilarang merokok”. Banyak restoran dan instansi lainnya menerapkan aturan bebas asap rokok. Perkuat aturan tersebut dengan mengatakan kepada manajemen bahwa Anda menghargai udara sehat.
  • Jaga jarak dari perokok. Jika Anda harus berbagi ruang dengan perokok, duduk sejauh mungkin dari mereka. Jika suami atau kekasih Anda merokok, berikan dukungan dan dorongan untuk ia berhenti merokok. Dan akhirnya, seluruh anggota keluarga akan menuai keuntungan.

Cara Berhenti Merokok
  • Niat yang sungguh-sungguh untuk berhenti merokok.
  • Belajar membenci rokok
  • Bergaulah dengan orang yang tidak merokok
  • Sering-sering pergi ke tempat yang ruangannya ber-AC
  • Pindahkan semua barang-barang yang berhubungan dengan rokok.
  • Jika ingin merokok, tundalah 10 menit lagi.
  • Beritau teman dan orang terdekat kalau kita ingin berhenti merokok.
  • Kurangi merokok sedikit demi sedikit.
  • Hilangkan kebiasaan Bengong atau menunggu.
  • Sering-seringlah pergi ke rumah sakit, agar tau pentingnya kesehatan.
  • Cari pengganti rokok, misalnya permen dan lain - lain
  • Coba dan coba lagi jika masih gagal.


Sumber :

Tidak ada komentar: