IG : @ddinifw


Minggu, 09 November 2014

Hobi - Mendengarkan Musik #

14.45 0 Comments
Hobi (Mendengarkan Musik)

Mendengarkan musik ialah hal yang menyenangkan. Apalagi kalau yang kita dengarkan itu musik kesukaan, atau bahkan musik yang memiliki kenangan tersendiri.
Saya suka sekali mendengarkan musik. Dan semua orang pun pasti juga menyukai musik dari berbagai jenis genre musik. Menurut saya mendengarkan musik itu bisa mengekspresikan apa saja yang ada di diri kita terlebih tentang perasaan. Dan saya bisa menghilangkan kejenuhan melalui mendengarkan musik. Mungkin dalam hidup saya, bisa dikatakan bahwa "Music is my life, My life is music." Begitu juga bagi orang-orang yang suka sekali dengan musik. Musik merupakan bagian dalam hidup.
Banyak sekali efek dan manfaat yang diperoleh dari mendengarkan musik. Dengan mendengarkan musik hati yang terluka bisa sedikit terhibur. Dengan musik suasana yang hampa dan sepi jadi lebih berirama. Dan tak hanya itu, dengan musik pula suasana hati yang sedang ceria bisa terhipnotis secara tiba-tiba menjadi sendu. Logikanya apa yang kita dengarkan secara tak langsung dapat mempengaruhi diri kita. Musik itu melodinya bermacam-macam. Kalau musiknya melow, sendu, mengharu-haru maka otomatis pendengar musik jadi terbawa suasana kemelow-an. Makanya, mendadak bisa jadi ikut-ikutan melow jadinya. Ada juga yang mendengarkan musik itu untuk menyimpan momen-momen tertentu untuk di jadikan kenangan, agar mudah untuk di ingat. Intinya, dengan musik suasana hari-hari jadi lebih berwarna.

5 manfaat musik dalam perkembangan anak :
  1. Musik membantu perkembangan bicara 
  2. Musik membantu anak-anak belajar matematika 
  3. Musik meningkatkan keterampilan sosial 
  4. Musik meningkatkan perkembangan intelektualitas 
  5. Musik meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berekspresi
“Musik membantu meningkatkan kemampuan anak untuk berfikir abstrak dengan memperkuat pola penyambungan syaraf otak yang berhubungan dengan kognisi musik dan spasial,”  Dr. Frances Rauscher dari the University of Wisconsin.


Manfaat musik dalam kehidupan sehari-hari :
  • Meningkatkan suasana hati (Mood)
Reaksi masing masing individu kala mendengarkan musik memang berbeda. Tetapi, apapun jenis musik yang kita pilih, sebuah penelitian 2011 di Kanada, yang diterbitkan jurnal Nature Neuroscience menunjukkan bahwa mendengar musik kesukaan kita akan merubah suasana hati dan membuat kita lebih relax.
Sementara itu penelitian lain di McGill University Montreal; “mendengarkan musik dapat memicu pelepasan hormon dopamin pada tubuh”.
“Otak sangat rumit – ada banyak unsur yang terlibat dalam menciptakan perasaan senang – tidak mengherankan jika ada penelitian yang menunjukkan bahwa pelepasan dopamin berhubungan dengan perasaan senang,”  Bridget O’Connell, kepala informasi dari Mental Health Charity Mind.
  • Membantu agar Fokus
Ini memang sedikit aneh, tetapi bukti menunjukkan bahwa mendenggarkan musik dapat membantu kita untuk berkonsentrasi. Sebuah alat ‘digital tonic’ yang biasa disebut Ubrain, mengklaim dapat membantu pikiran fokus serta rileks.
Aplikasi ini didasarkan pada binaural beats (yang dapat merangsang aktivitas tertentu di otak) sehingga membantu untuk meningkatkan energi, pikiran dan meningkatkan mood saat mendengarkan musik favorit.
“Dengan membantu korteks otak menghasilkan gelombang tertentu, kita dapat menginduksi beberapa bagian pada otak tetap terjaga, tergantung pada tujuan yang ingin kita lakukan,”  Paris psikolog klinis dari Brigitte Forgeot.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
Mendengarkan musik tertentu sebenarnya bisa membantu kita berlari lebih cepat. Sebuah studi di Brunel University, London Barat telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sebesar 15 persen, meningkatkan semangat dan efisiensi energi 1-2 persen.
Sebaiknya, pilihlah lagu yang sesuai dengan tempo olahraga Anda. Mendengarkan musik sambil olahraga akan memberikan efek metronomik pada tubuh, sehingga memungkinkan untuk berolahraga lebih lama.
  • Kesehatan mental lebih baik
Musik juga sangat membantu bagi mereka yang bermasalah dengan kondisi mental yang kurang setabil.
“Dua cara musik dijadikan sebagai media terapi: baik sebagai sarana komunikasi dan ekspresi diri atau untuk kualitas inheren restoratif atau penyembuhan,”  Bridget O’Connell.
  • Redakan stres
Riset tahun 2011 dari lembaga sosial kesehatan mental menunjukkan, hampir sepertiga orang mendengarkan musik untuk memberikan semangat ketika sedang bekerja. Dan satu dari empat orang mengaku bahwa mereka mendengarkan musik saat perjalanan ke tempat kerja untuk membantu mengatasi stres.
  • Perawatan pasien
Musik ternyata juga sangat memberikan dampak besar positif untuk membantu pengobatan penyakit jangka panjang, seperti penyakit jantung, kanker dan kondisi pernapasan.
Banyak percobaan telah menunjukkan bahwa musik dapat membantu menurunkan detak jantung, tekanan darah dan membantu meredakan rasa sakit, kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

“Musik dapat sangat berguna bagi seseorang yang berada dalam situasi di mana mereka telah kehilangan kontrol dari lingkungan eksternal mereka,” – Dr. Williamson.
7 manfaat lain yang mengejutkan dari mendengarkan musik
  • Musik menurunkan stres
Mendengarkan musik setiap sore hari atau ketika berangka kerja membuat kondisi psikologis seseorang menjadi lebih baik. Berdasarkan penelitian di University of Gothenburg, mendengarkan musik yang disukai setiap hari bisa menurunkan tingkat stres.
  • Melindungi pendengaran
Selama ini mendengarkan musik dalam volume keras memang diketahui bisa merusak pendengaran. Namun sebuah penelitian pada tahun 2001 yang dimuat dalam Washington Post mengungkap bahwa orang yang sering bermain musik selama hidup mereka memiliki kemampuan mendengar yang lebih baik. Sama seperti ketika seseorang melatih otot mereka, begitu juga dengan pendengaran yang terlatih untuk mendengarkan musik. Namun tentu saja kalian tetap harus berhati-hati. Jangan mendengarkan musik dalam volume keras, terutama ketika menggunakan headphone. 
  • Baik untuk kesehatan jantung
Kalian mungkin berpikir bahwa musik tak ada kaitannya dengan jantung. Namun penelitian University Maryland Medical Center menemukan kaitan antara jantung yang sehat dan kebiasaan mendengarkan musik. Penelitian mengungkap bahwa orang yang mendengarkan musik ceria memiliki aliran darah yang lebih lancar hingga 26 persen. Namun jika mereka mendengarkan musik yang sedih, aliran darah akan menurun hingga enam persen.
  • Meredakan sakit
Penelitian di University of Utah Pain Research Center mengungkap bahwa mendengarkan musik bisa membantu partisipan untuk menurunkan rasa sakit dan nyeri. Ini disebut dengan pengalihan, musik ditengarai bisa membuat partisipan melupakan rasa sakit fisik mereka.
  • Memperkuat daya ingat
Berdasarkan penelitian dari Hong Kong, musik bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan otak anak-anak. Partisipan yang mengambil kelas musik diketahui memiliki nilai yang lebih baik dalam tes daya ingat dibandingkan partisipan yang tidak mendengarkan musik.
  • Membuat otak awet
Berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2001, orang yang sering mendengarkan musik memiliki otak yang lebih tajam. Penelitian dari University of Kansas Medical Center menemukan bahwa orang yang terkait dengan musik, seperti belajar musik dan terbiasa mendengarkan musik memiliki otak yang lebih awet muda dibandingkan dengan orang yang tidak menyukai musik.
  • Efeknya sama seperti pijatan
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Depression and Anxiety, terapi musik memiliki efek menenangkan yang sama dengan terapi pijatan. Peneliti menemukan bahwa partisipan yang melakukan terapi pijatan selama lebih dari 12 minggu memiliki tingkat stres yang sama dengan orang yang mendengarkan musik.

Jangan remehkan kekuatan musik. Mendengarkan musik tak hanya sekedar hobi atau karier, tetapi juga bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan pikiran dan fisik. Sudah mendengarkan musik apa kalian hari ini?

Rabu, 05 November 2014

Piutang dan Wesel Tagih (AKM 1A - materi 6)

18.48 0 Comments
PIUTANG
A.  Fungsi Pencatatan Piutang
Menurut Narko (2000, pp106-107), fungsi pencatatan piutang dagang adalah untuk :
1.    Memelihara buku pembantu piuatang pada masing-masing langganan.
2.    Mengirimkan sebuah surat yang mengenai pernyataan piutang secara periodik.

B.  Dokumen Yang Digunakan Dalam Pencatatan Piutang
Menurut Mulyadi (1997, pp260-262), dokumen pokok yang digunakan sebagai dasar pencatatan ke dalam kartu piutang adalah :
1.    Faktur Penjualan
2.    Bukti Kas Masuk
3.    Memo Kredit
4.    Bukti Memorial

C.  Prosedur Penjualan dan Pembukuannya seperti berikut
1.    Pada saat terjadi penjualan kredit barang dagangan, misalkan syarat kredit 210n/10.
2.    Pada Saat diterima pelunasan piutang dagang
a.    Apabila perusahaan piutang dagang masih dalam batas waktu potongan, maka  aperusahaan harus memperhitungkan dan memberikan potongan penjualan yaitu 2%
b.    Bila pelunasan piutang dagang telah melebihi masa potongan, yaitu lebih dari 10 hari, maka kita tidak perlu memperhitungkan potongan dan perusahaan akanmenerima seluruh piutang, maka akan ada dua kemungkinan :
·        Sales Discount yang dicatat saat penjualan terjadi sudah ditutup dari pembukuan perusahaan.
·        Sales Discount yang dicatat saat penjualan terjadi belum ditutup dari pembukuan perusahaan.

D.  Jurnal Untuk Mencatat Transaksi Piutang
-       Saat Terjadi Penjualan
Piutang                                     xxx
Penjualan                               xxx

-       Saat Terjadi Pengembalian Barang
Retur Penjualan                      xxx
Piutang                                   xxx

-       Saat Terjadi Pelunasan Piutang
Kas                                            xxx
Potongan Penjualan                xxx
Piutang                                   xxx

WESEL
A.  Wesel Tagih (Notes Receivable)
Wesel tagih adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa depan. Wesel tagih dapat berasal dari penjualan, pembayaran, atau transaksi lainnya. Wesel tagih bisa bersifat jangka pendek maupun jangka panjang.

Wesel Tagih dapat digolongkan dua jenis, yaitu :
  • Wesel Tagih Berbunga (Interest Bearing Notes) ditulis sebagai perjanjian untuk membayar pokok atau jumlah nominal dan ditambah dengan bunga yang terhutang pada tingkat khusus. wesel ini memiliki suku bunga atas nilai nominal wesel yang dinyatakan secara eksplisit/jelas.
  • Wesel Tagih Tanpa Bunga (Non-Interest Bearing Notes) pada wesel ini tidak dicantumkan pesan bunga, tetapi jumlah nominalnya melipiti beban bunga. Wesel ini yang suku bunganya tidak dinyatakan secara eksplisit/jelas.

B.  Jurnal Untuk Mencatat Piutang Wesel
-       Saat Terjadi Penjualan Kredit
Piutang Wesel                          xxx
Penjualan                               xxx

-       Saat Terjadi pemberian pinjaman
Piutang Wesel                          xxx
Kas                                         xxx

-       Saat terjadi perubahan dari piutang dagang
Piutang Wesel                          xxx
Piutang Dagang                     xxx

Senin, 03 November 2014

Lingkungan Akuntansi (AKM 1B - materi 1)

23.17 0 Comments

A. Pengertian Akuntansi
Kegiatan untuk menyediakan data kuantitatif terutama yang mempunyai sifat keuangan dari kesatuan usaha ekonomi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi yang sesuai dengan prinsip akuntansi dalam memilih alternatif dari suatu keadaan.

Karakteristik akuntansi:

  • Pengidentifikasian, pengukuran, dan pengkomunikasian informasi keuangan
Melihat secara teliti apa yang terjadi lalu dilakukan pencatatan dan setalah itu disajikan dalam bentuk laporan keuangan untuk memberikan informasi.
  • Entitas Ekonomi
Transaksi badan usaha dan milik sendiri sangat berbeda.
  • Pihak yang berkepentingan

Investor dan Pemasok adalah pihak yang berkepentingan dalam akuntansi.
 

Macam-macam akuntansi:
  1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting) adalah akuntansi yang disajikan untuk pihak eksternal (luar perusahaan) dan pihak internal (dalam perusahaan. Pihak eksternal seperti: investor dan pemasok, sedangkan untuk pihak internal seperti: manager keuangan, dan staff accounting.
  2. Akuntansi Managerial (Managerial Accounting) adalah proses pengukuran, penganalisisan untuk merencanakan dan mengevaluasi kegiatan usaha.


B. Laporan Keuangan
Sarana pengkomunikasian informasi keuangan kepada pihak-pihak diluar perusahaan. Laporan keuangan yang sering disajikan terdiri dari:

  1. Neraca : Laporan yang menyajikan Aktiva (Harta) dan Passiva (Hutang Modal)
  2. Laporan Laba Rugi : Laporan yang menyajikan Pendapatan dan Beban
  3. Laporan Arus Kas : Laporan yang menyajikan keluar masuknya aliran kas
  4. Laporan Ekuitas Pemilik : Laporan yang menyajikan perubahan saldo modal yang dimiliki oleh perusahaan

C. Tantangan yang Dihadapi Akuntansi Keuangan

  • Pengukuran Non Keuangan
Laporan keuangan yang menyajikan sarana ukuran kinerja, bukan tentang keuangan. Berbanding terbalik dengan fungsi biasanya.
  • Informasi yang berorientasi ke depan
Informasi sangat dibutuhkan oleh investor, maka perusahaan harus memiliki informasi yang memiliki pandangan ke depan.
  • Aktiva Lunak
Laporan keuangan yang berfokus pada aktiva keras seperti persediaan dan investasi.
  • Ketepatan Waktu

Dalam perhitungan kuartal akuntansi, 1 periode = 1 tahun.

D. Pihak-Pihak yang terlibat dalam Penetapan Standar

  • Securities and Exchange Commission (SEC)
Dibentuk SEC untuk mengembangkan informasi keuangan yang disajikan kepada pemegang saham.
  • Persekutuan Publik / Swasta
Mendorong upaya membentuk akuntansi keuangan untuk memiliki sumber daya yang dibutuhkan. Selain itu, juga untuk membantu SEC dalam menetapkan standar.
  • Pengawasan SEC
Karena sudah dialihkan pada persekutuan publik / swasta, maka tugas SEC hanya memantau dan mengawasi atau dengan kata lain tidak terlibat secara langsung.
  • Penerapan

Jika sudah terdaftar dalam saham harus melaporkan SEC. Jika tidak sesuai, maka SEC akan mengeluarkan surat pernyataan.

E. Unsur-unsur Dasar Akuntansi Keuangan

  1. Aktiva : Sumber daya berupa harta maupun barang
  2. Kewajiban : Hutang yang harus diselesaikan
  3. Ekuitas : Hak kepemilikan perusahaan
  4. Investasi oleh pemilik : Modal pemilik baik dalam bentuk kas atau barang
  5. Distribusi kepada pemilik
  6. Laba komprehensif : Perubahan ekuitas dalam satu periode akibat transaksi yang bukan berasal dari pemilik modal
  7. Pendapatan : Nilai lebih dari aktiva yang dijual
  8. Beban : Biaya-biaya yang harus dibayar
  9. Keuntungan : Kenaikan ekuitas
  10. Kerugian : Ekuitas yang ditimbulkan periperal


F. Sistem Informasi Akuntansi

  1. Kejadian (Event) : Peristiwa perubahan aktiva dan ekuitas
  2. Transaksi (Transaction) : Kejadian yang melibatkan 2 kejadian antara penerimaan ataupun pengeluaran
  3. Akun (Account) : Akun untuk mengisi kata-kata yang sesuai dengan terjadinya transaksi
  4. Akun Riil dan Nominal : Akun Riil bersifat permanen (Harta Utang Modal) dan Akun Nominal bersifat temporer (Pendapatan Beban)
  5. Buku Besar (General Ledger) : Sebuah buku yang mengandung sekumpulan akun-akun
  6. Jurnal (Journal) : Kejadian pencatatan pertama kali akibat dari transaksi
  7. Pemindahbukuan (Posting) : Pencatatan dari Jurnal ke Buku Besar
  8. Neraca Saldo (Trial Balance) : Berisi daftar saldo akun-akun
  9. Ayat Jurnal Penyesuaian (Adjustment Journal) : Digunakan untuk memperbaharui akun-akun agar tepat
  10. Laporan Keuangan (Financial Statement)  : Mencerminkan tabulasi dan ikhtisar serta memberikan informasi keuangan
  11. Ayat Jurnal Penutup (Closing Journal) : Menutup akun pendapatan dan biaya untuk memulai neraca saldo baru
Perbedaan antara Sistem Informasi Akuntansi dan Siklus Akuntansi adalah terletak pada kebutuhan akan penggunaan statemen-statemen. Namun semuanya mengacu pada satu dasar yaitu Sistem Informasi Akuntansi yang sudah ditetapkan.

Standar Akuntansi yang digunakan oleh Indonesia adalah PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan). Sedangkan prinsip akuntansi yang sering digunakan adalah PABU (Prinsip Akuntansi Berterima Umum).


Perbedaan antara PSAK dan IFRS, antara lain:

  • IFRS (International Financial Reporting Standards)
IFRS sebagai Standar Internasional dalam pelaporan keuangan bertujuan untuk memudahkan investor dalam membaca laporan keuangan. Dengan adanya standar yang bersifat global ini memungkinkan dapat digunakan oleh berbagai negara. Selain itu juga, dapat mengurangi biaya yang timbul dari konvergensi atau penyesuaian laporan keuangan.
  • PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan)

PSAK merupakan standar akuntansi pelaporan keuangan yang digunakan oleh negara Indonesia. Peran IFRS sangat berpengaruh pada PSAK, terlebih karena perkembangan IFRS. PSAK mengadopsi beberapa dari IFRS secara bertahap. Dengan adanya PSAK bukan berarti IFRS tidak berlaku ataupun sebaliknya. Standar yang tetap digunakan oleh Indonesia adalah PSAK dalam pelaporan keuangan.

Sumber:

Senin, 20 Oktober 2014

Piutang / Account Receivable (AKM 1A - materi 4)

20.39 0 Comments
A.     Pengertian Piutang
Piutang atau Account Receivable adalah tuntutan terhadap pihak tertentu yang penyelesaiannya diharapkan dalam bentuk kas selamakegiatan normal perusahaan. Piutang juga dikatakan klaims atas uang, barang, atau jasa terhadap pelanggan atau pihak lainnya.
Jenis-jenis Piutang :
  • Piutang Dagang
-       Piutang Usaha (Account Receivable)
Piutang Usaha yang berasal dari penjualan kredit jangka pendek dan biasanya dapat ditagih dalam waktu 30 sampai 60 hari.
-       Wesel Tagih
Wesel Tagih adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa depan.
Wesel Tagih ada 2 jenis : berbunga dan tidak berbunga.
  • Piutang Bukan Dagang
Piutang Bukan Dagang ialah tagihan kepada pihak lain yang timbul akibat adanya penjulan barang/jasa secara kredit
  • Piutang Pendapatan
Piutang pendapatan adalah tagihan pendapatan kepada pihak lain yang masih belum dibayarkan.


B.     Akuntansi Piutang
Akuntansi Piutang dibagi menjadi 3, yaitu :
  • Pengakuan Piutang
Masalah pengakuan piutang meliputi 2 masalah pokok, yaitu:
-  Kapan piutang diakui
Piutang diakui saat terjadi pemindahan hak atau serah terima atas barang yang dijual antara pembeli dan penjual.
-  Berapa nilai piutang yang diakui
Piutang diakui berdasarkan nilai tukar, yaitu nilai yang akan dibayar oleh debitur pada saat yang telah ditentukan. Yang perlu diperhatikan adalah : trade discount, dan sale discount.
  • Penilaian Piutang
Piutang harus dicatat dan dilaporkan sebesar nilai kas (neto) yang bisa di realisasikan dalam jumlah piutang bruto setelah dikurangi dengan taksiran jumlah (nilai) piutang yang tidak dapat diterima.
  • Pengalihan Piutang
Perusahaan-perusahaan yang memiliki piutang dalam jumlah besar seringkali berusaha untuk mempercepat penerimaan kas dari piutangnya, dengan cara menjual atau mengalihkan piutang tersebut kepada perusahaan lain sehingga dapat segera memperoleh kas, dan dengan demikian memperpendek jarak siklus operasi dari kas ke kas.

C.     Piutang Yang Tak tertagih
Piutang Tak Tertagih timbul karena adanya resiku piutang yang tidak dapat terbayar oleh debitur perusahaan karena berbagai alasan.
Metode untuk menangani masalah piutang tak tertagih, yaitu:
a. Metode Langsung
Menggunakan cara penghapusan langsung terhadap piutang yang benar-benar sudah diketahui tidak akan dapat dibayar.
b. Metode Tidak Langsung
Menggunakan cara penghapusan tidak langsung, yaitu cara penyisihan dalam perhitungan piutang yang tidak dapat tertagih

Selasa, 14 Oktober 2014

Pengawasan Penerimaan Kas (AKM 1A - materi 3)

15.38 0 Comments
Pengawasan Penerimaan Kas
Sumber penerimaan uang kas berasal dari berbagai macam sumber. Sumber penerimaan kas dapat terjadi karena adanya penjualan tunai, penerimaan tunai, pelunasan piutang, penerimaan lainnya seperti: hasil penjualan investasi-investasi, dll.
Dalam upaya melindungi kas dari pencurian dan penyalahgunaan, perusahaan disarankan untuk mengawasi dan mencatat semua penerimaan kas dengan cara cepat, tepat waktu dan akurat. Maka, jumlah uang yang hilang dapat dideteksi dengan membandingkan saldo aktual dengan saldo buku.

Pengawasan Pengeluaran Kas
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tindakan pengaman pengeluaran kas menurut Sudarsono (1996:6), antara lain :
  • Untuk pembayaran-pembayaran dalam jumlah tertentu perlu menggunakan cek dan bukti-bukti yang lengkap dan kuat.
  • Pengeluaran –pengeluaran melalui kas kecil perlu diawasi dengan ketat.
  • Perlu dipisahkannya petugas yang menulis cek dengan petugas yang meneliti.
  • Perlu diadakannya pemeriksaan kas dalam waktu-waktu tertentu.
Menurut Dunia (2005:111) dalam Buku Ikhtisar Lengkap Pengantar Akuntansi, bahwa aspek-aspek pengendalian internal terhadap pengeluaran kas sebagai berikut:
  • Pengeluaran besar sebaiknya menggunakan cek, sedangkan pengeluaran relatif kecil menggunakan dana kas kecil. 
  • Pengeluaran harus disahkan oleh Dewan Komisaris atau Dewan Direksi. 
  • Petugas yang menulis cek dan mengecek cek harus dipisahkan. 
  • Auditor Internal dibutuhkan untuk menyesuaikan kebijakan manajemen. 
  • Dokumen pendukung wajib disertakan seperti: faktur pembelian, rekening koran, dll.
  • Buku cek harus disimpan pada kotak besi (brankas) agar aman dan terjaga.

Langkah – langkah untuk tujuan pengawasan intern, sebagai berikut :
  • Segi penerimaan uang. Contohnya seperti penerimaan piutang, penjualan tunai dan pinjaman.
  • Setiap penerimaan kas harus segera dibuat bukti pencatatannya lalu disetor ke bank.

Fungsi :
Pengawasan kas secara umum antara lain :
1.     Untuk menjamin terselenggarannya pencatatan kas yang akurat
2.     Tersimpannya kas dengan aman
3.     Adanya pengeluaran kas yang dilakukan dan disyahkannya oleh personil yang berwenang dengan jumlah yang benar

Contoh dari metode Accrual Basis dan Cash Basis, antara lain :
  • Accrual Basis
Dalam metode ini, penerimaan dan pengeluaran kas itu tidak memandang uangnya sudah diterima atau belum diterima.
  • Cash Basis
Dalam metode ini kebalikan dari Accrual Basis yaitu memandang uangnya sudah diterima. 

Contoh Soal :
Pada 1 mei 2014, PT ABC membayar sewa gedung sebesar Rp 10.000.000 untuk 2 bulan sewanya. Bagaimana pencatatan jurnalnya menggunakan :
a. Cash Basis
b. Accrual Basis
Jawab :
a. Cash Basis : Transaksi telah terjadi dan menyatakan bahwa bila dibayarkan menjadi beban dan bila diterima menjadi pendapatan. Metode ini memperhatikan pembayaran/penerimaan kas.
b. Accrual Basis : Metode ini tidak memperhatikan transaksi, baik transaksi tersebut telah dibayar maupun belum dibayar. Accrual basis menyatakan bahwa setiap transaksi yang terjadi harus dicatat.



Selasa, 07 Oktober 2014

Basis Data - M1

15.46 0 Comments
Definisi Basis Data

Basis data adalah kumpulan data yang disimpan pada penyimpanan elektronik, yang digunakan oleh sebuah enterprise (perusahaan).
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

Fungsi basis data ialah untuk mempercepat pencarian.
Fungsi lainnya :
  1. Data Definition, DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data
  2. Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses data
  3. Data Security & Integrity, DBMS harus dapatmemeriksa security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA
  4. Data Recovery & Concurency, DBMS harus dapat menangani kegagalan–kegagalan pengaksesan database yang dapat disebabkan oleh sesalahan sistem, kerusakan disk, dsb.
  5. Data Dictionary, DBMS harus menyediakan data dictionary.
  6. Performance, DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi seefisien mungkin.

DBMS (DataBase Management System) ialah software untuk memanage Basis Data. Contoh:
  • SQL
  • Access
  • Oracle
  • DB2

System Basis data = Basis Data + DataBase Management System.
Komponen SBD :
  1. Hardware : berupa memori internal yang terdapat di komputer
  2. System Operation : berfungsi untuk menghubungkan user dengan software DBMS
  3. DBMS : berfungsi untuk menghubungkan user dengan software DBMS
  4. Basis Data : kumpulan data yang diinput oleh user yang kemudian akan diolah dengan DBMS
  5. Network : memungkinkan Basis data dapat digunakan oleh banyak user
  6. User :pengguna yang memanfaatkan basis data
  7. Aplikasi Lain

Sumber :
http://kumpulanmateripenting.blogspot.com/2013/04/pengertian-dan-konsep-sistem-basis-data.html

Minggu, 05 Oktober 2014

Pengawasan Terhadap Kas (AKM 1A - materi 2)

20.37 0 Comments
Kas adalah sebuah aktiva yang diterima atau disimpan sebagai pemasukan atau pengeluaran uang tunai.
1. Komposisi Kas
Komposisi kas terdiri dari :
  • Uang kertas : uang yang berbentuk kertas
  • Uang logam : uang yang berbentuk koin
  • Cek yang belum disetorkan : pengeluaran atau penerimaan kas pada perusahaan belum dicatat atau disetorkan kepada pihak bank
  • Simpanan dalam bentuk giro atau bilyet
  • Rekening tabungan : nominal sisa uang yang ada di tabungan
  • Travelers Checks : cek perjalanan
  • Cashiers Checks : cek pembayaran
  • Wesel bank
  • Money order : uang pengiriman
  • Kas kecil : pencatan, penerimaan, dan pengeluaran kas yang relatif kecil
  • Uang kembalian : kembalian yang diberikan kepada customer
  • Kas yang ada di cabang-cabang tetap

2. Pengendalian Kas
Dilakukan karena :
  • Uang kas dapat berpindah tangan dengan mudah
  • Tidak ada identifikasi pemilik
  • Kas adalah aktiva yang paling mungkin untuk diselengkan dan disalah gunakan oleh para karyawan.
  • Banyak transaksi yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi penerimaan dan pengeluaran kas

Ada beberapa yang perlu dilakukan dalam pengendalian kas, yaitu :
-     Pengendalian Penerimaan Kas
Prosedur yang perlu dirancang agar tidak perlu dicatat atau tidak diterimanya uang yang seharusnya kita terima menjadi sekecil mungkin.
· Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengendalian penerimaan kas :
a.  Pemisahan tugas antara menerima, mencatat, dan menyimpan kas.
b. Selalu gunakan bukti saat disetorkan oleh bank.
c.  Menggunakan penomoran dokumen transaksi.

-     Pengendalian Pengeluaran Kas
Pengendalian pengeluaran kas hampir sama dengan pengendalian perimaan kas. Yang membedakannya hanya jika pengeluarannya kecil di keluarkan melalui kas kecil, namun jika pengeluarannya besar wajib memiliki bukti pengeluaran berupa cek.
· Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengendalian pengeluaran kas :
a.  Adanya pencatatan jumlah kas yang dikeluarkan
b.  Pemisahan tugas antara penerimaan kas  dan pengeluaran kas
c.   Adanya pembuktian berupa cek sebesar jumlah kas yang dikeluarkan.

-     Melakukan Rekonsiliasi Bank
Saldo pada kas bank dengan saldo perusahaan tidak sama, karena setiap perusahaan mendapatkan rekening koran untuk mencocokan kas bank dan perusahaan.
· Penyebab perbedaan saldo :
a.  Perbadaan waktu pencatatan
b.  Kesalahan pencatatan bank

-     Perencanaan Arus Kas
Dilakukan menggunakan anggaran kas dengan periode yang ditentukan maupun pengeluaran atau penerimaan. Perencanaan arus kas juga sebagai alat pengendalian pengendalian penerimaan dan pengeluaran kas pada suatu periode anggaran.

3. Dana Kas Kecil
Dana Kas Kecil adalah sejumlah dana yang berupa kas yang dipegang perusahaan dalam nominal tertentu. Dana kas kecil digunakan untuk menyediakan pengeluaran kas yang relatif kecil.
Ada 2 metode dana kas kecil :
a.  Dana tetap (invers)
pembukuan pengeluaran atau pemasukan dana kas kecil yang dananya tidak berubah atau selalu tetap.
Contoh dana tetap menggunakan jurnal tetap seperti sewa setiap bulan, rekening listrik dan air, operasional, transportasi.
b.  Dana tidak tetap (fluktuasi)
pengisian pada pengeluaran kas selalu sama maka diperlukan pencatan dengan menggunakan kredit karena pengeluaran setiap periodenya berbeda.
Contoh dana tidak tetap menggunakan penyesuaian seperti account atau beban yang terjadi.


4. Rekonsiliasi Bank
Rekonsiliasi bank adalah suatu prosedur pengendalian terhadap kas dibank dengan membandingkan catatan kas perasahaan secara periodik bank mengirimkan laporan berupa kas statement yang berisi semua transaksi penyetoran selama periode tertentu.

Tujuan Rekonsilasi Bank :
  • Menentukan saldo kas (bank) yang harus disajikan dalam laporan keuangan (neraca)
  • Mengamankan kekayaan perusahaan dan mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan kas dibank.
Cara untuk mengecek dan memperhitungkan untuk saldo kas perusahaan dan rekonsilasi :
a. Dilihat dalam bentuk rekening koran dan perusahaan nasional.
b. Saldo kas akhir menurut bank.
c. Memperhitungkan saldo.
d. penerimaan dan pengeluaran sama dengan perusahaan

Metode Pengakuan Kas
- Metode Accrual Basic
Accrual Basic adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayar.
- Metode Cash Basic
Cash Basic adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar yang digunakan untuk pengakuan pendapatan, belanja, dan pembiayaan.